SASANA CUK UMOK FARM (The Best Quality Fighting Cock Farm)   Leave a comment

Melatih Naluri Untuk Menang

 

Ngabar (Latih Tanding) baik untuk melatih naluri bertarung

MEDIA AYAM (Online) – Layaknya sebuah pertandingan sepak bola dimana sang striker harus punya naluri untuk mencetak gol, demikian juga dalam kancah ayam aduan, ayam petarung harus mempunyai naluri untuk menang untuk bisa menjatuhkan lawannya.

Pada suatu pertarungan, naluri bias juga menjadi salah satu faktor penunjang yang menentukan kemenangan. Seperti pada ayam Bangkok misalnya, kebanyakan ayam Bangkok mempunyai keunggulan pada keberaniannya atau lebih dikenal dengan istilah “hati”. Untuk petarung yang baik memang harus dipilih ayam yang tidak kenal takut dan berani. Ayam dengan naluri yang baik, biasanya menunjukan sifat tidak mau kalah dan terus bertarung tanpa mengenal lelah. Lebih membanggakan lagi ada yang bertarung sampai mati.

Jika menginginkan hasil yang lebih baik, sebaiknya merawat ayam sejak bakalan, yaitu pada umur sekitar delapan bulan. Dengan merawat dan melatihnya selama sekitar tujuh bulan akan diperoleh ayam petarung yang benar-benar andal. Ayam yang memiliki teknik terbaiklah yang dipilih. akan tetapi, ada juga yang lebih senang melatih sejak bakalan hingga menjadi ayam petarung yang baik. Untuk mendapatkan yang terbaik, tentunya harus diperhatikan berbagai hal yang membuat seekor ayam petarung menjadi sempurna.
Naluri pada ayam memang sangat susah untuk dibentuk atau ditentukan, tidak seperti kemampuan fisik yang bisa dilatih dengan training, naluri hanya perlu dilakukan proses penjagaan saja. Naluri ayam untuk bertarungsebenarnya sudah ada sejak ayam masih kecil. Dan naluri tersebut akan tumbu seiring dengan pertambahan usia ayam. Namun dalam perkembangannya tersebut sering kali ayam mengalami berbagai macam hal gangguan dari luar, baik gangguan yang dating dari lingkungan ataupun dari ayam-ayam lainnya.
Gangguan tersebut biasanya akan tertanam dalam pemikiran ayam dan tersimpan dalam memori. Apakgi jika gangguan tersebut sampai membuat ayam traumatis, alhasil naluri petarungnya akan mengalami gangguan. Untuk menjaga agar naluri bias tetap terjaga dengan baik,factor lingkungan akan sangat memberikan andil besar. Selain itu, yang paling penting adalah jangan sampai membuat ayam menderita trauma, terlebih-lebih akibat latihan tanding dengan ayam unthulan. Menyesuaikan unthulan dengan ayam yang akan dilatih sangat disarankan. (Yoe)

 

4 Ciri Siap Tarung

 

Kesiapan Tarung Bisa Dilihat dari Wajah Ayam

MEDIA AYAM (Online) – Laiknya petinju, ayadu juga membutuhkan fisik yang prima sebelum turun bertanding. Tanpa fisik yang memadai tersebut, bisa dipastikan ayadu tersebut hanya menjadi bulan-bulanan pukulan lawan. Lantas bagaimana ciri ayadu yang siap tarung?

Menurut Agus W, penghobi kawakan asal Solo, ada beberapa ciri yang bisa digunakan untuk melihat apakah ayadu siap atau tidak untuk diturunkan.
Ciri pertama adalah kulit yang membungkus daging memerah alias tidak pucat. “Bagian yang memerah tersebut antara lain kepala, garis kaki, kulit diantara sela-sela kaki, kulit pantat, pok(daging pangkal sayap) dan dada,” ujarnya sembari mengisap sebatang kretek filter. Inilah, sambungnya, ciri-ciri yang mudah dikenali apabila ayam tersebut terlihat fit.

Ciri kedua adalah bulu yang dimiliki ayam tersebut terlihat mengkilat.” Seperti berminyak, terutama bila kena sinar matahari. Ayam yang bulunya kusam menandakan ayam tersebut kurang sehat,” ujar Agus sambil membandingkan 2 ayadu miliknya dimana yang satu terlihat mengkilat dan yang satunya lagi berwarna kusam atau kumal.
Ciri ketiga adalah ayadu tersebut banyak bergerak. Bergerak disini dalam artian ayadu terlihat garang bila menemui ayam pejantan lain. “Yang sudah siap tarung biasanya akan nabrak sangkarnya bila melihat pejantan lain, seperti gatal ingin menjajal pukulannya. Gerakan tersebut bisa juga terjadi bila melintas betina di depannya,” jelas Agus yang berperawakan tinggi besar ini.
Ciri keempat atau terakhir adalah nafas ayadu. Untuk yang terakhir perlu adanya proses ngabar. “Kalau dalam arena sebenarnya 1 ronde 15 menit, sebaiknya ayadu dicoba dengan waktu 25 menit. Langkah ini di tempuh agar ayadu benar-benar siap di arena nantinya. Kita andaikan saja, 25 menit saja kuat apalagi cuma 15 menit,” saran Agus. Agus menambahkan untuk ayam pemula minggu pertama cukup saatu air kedua yang kemudian diteruskan minggu kedua dengan 2 air dan seterusnya. “ 3-4 air saja sudah cukup dan setelah itu siap ditarungkan,” ujarnya sambil tersenyum. (Har)

Mengemas Atraksi Adu Jago Sebagai Aset Wisata

Di beberapa negara seperti Thailand, Philina dan Rusia, Aduan Ayam sudah jadi Obyek Wisata

MEDIA AYAM (Online) – Mengemas atraksi adu jago sebagai aset wisata sebenarnya sangat mudah, tapi kenapa di Indonesia sulit terwujud ? barangkali tingkat kesadaran semua pihak yang memang kurang, tidak hanya aparat pemerintah atau kepolisian yang susah diajak kompromi tetapi kalangan penghobi masih lebih mementingkan kemauanya sendiri selain itu pengusaha pariwisata juga kurang kreatif untuk berani mengangkat budaya masyarakat Indonesia yang sudah mengakar dan ada di mana-mana untuk dikemas sebagai atraksi wisata.
Memang kita harus tunduk pada hukum yang berlaku, dalam bentuk apapun judi memang dilarang termasuk yang ada di arena sabung ayam. Tapi jika mau menyadari harus unsur judinya yang dihilangkan bukan atraksi budaya yang dimusnahkan. Jika pihak berwajib menegakkan supremasi hukum harusnya dengan prosedur yang benar, biarkan atraksi sabung ayam tetap berlangsung, hanya yang kelihatan berjudi saja diproses secara benar. Jangan sampai dengan alasan menegakkan supremasi hukum dengan melanggar hukum.

Sementara bagi hobiis harusnya tahu mana yang melanggar hukum mana yang tidak, sehingga dalam menjalankan kesenangan mereka tetap dapat dilaksanakan tanpa adanya ketakutan, jika semuanya bisa menghormati hukum yang berlaku tentu pihak pengusaha pariwisata mau mengangkat sebagai atraksi yang menjadi tujuan wisata.
Apalagi di beberapa negara seperti di Cebu Philipina, Metro Manila, Manzanillo Kuba, Thailand serta beberapa negara berkembang dan maju lainya sudah mengemas adu jago sebagai atraksi wisata dan menjadi daya tarik tersendiri sehingga tidak sedikit devisa yang masuk dari atraksi tersebut.
Indonesia yang memiliki banyak suku bangsa dan kepulauan hampir merata di setiap daerah memiliki kegemaran (budaya) sabung ayam, namun belum satu daerahpun yang sudah mampu mengemas sebagai atraksi wisata yang bisa dikunjungi banyak orang secara terbuka. Upaya untuk mengangkat sabung ayam sebagai wisata memang sudah banyak yang mencoba seperti yang dilakukan Aspegos Surabaya yang menggelar Sawunggaling Cup, begitupula dengan P4AL Palembang yang pernah menggelar festival Ayam Laga, begitu juga Makassar yang mendirikan Aspalin segera memiliki kalangan resmi.
Dari pantauan Media Ayam semua daerah yang sudah mencoba melegalkan sabung ayam belum bisa berjalan lancar, seperti Sawunggaling Cup begitu diadakan untuk kali pertama tahun 2000 ternyata tidak lagi digelar pada tahun-tahun berikutnya. Sementara P4AL belum banyak mendapat dukungan dari semua kelompok masyarakat sehingga masih terjadi pro dan kontra. Aspalin yang baru dilantik Gubernur Sulsel diharap bisa menerapkan sistem yang tidak melanggar aturan tetapi para penghobi bisa menerima dan mendapat dukungan pemerintah setempat.
Jika benar-benar atraksi adu jago ini bisa dijadikan aset wisata seperti dilakukan di beberapa negara seharusnya semua pihak duduk satu meja untuk membahas system atau aturan yang tidak melanggar hukum dan ketentuan itu yang harus dipatuhi sehingga sabung ayam dapat di gelar secara resmi. Bagi penggemar bisa menyalurkan hobinya, bagi pebisnis bisa meningkatkan keuntungan, bagi pemerintah mendapat masukan pajak tontonan. Akhirnya semua pihak bisa diuntungkan tanpa mengorbankan kepentingan salah satu pihak. (Sut)

 

Majun Ayam Raja KO Mencari Mitra Kerja

Juli 22, 2010 · Disimpan dalam Uncategorized

MEDIA AYAM (Advetorial) – Kesempatan emas terbuka bagi para pemilik Poltry Shop maupun penggemar ayam aduan untuk menjadi mitra kerja dalam penjualan Majun Ayam Raja KO yang sudah terbukti bertahun-tahun dan terpercaya khasiatnya. Bagi yang berminat langsung kontak person dalam iklan.

Berikut diskripsi Majun Ayam Raja KO :
Majun Raja KO Merupakan Ramuan Khusus Ayam Aduan, yang berkhasiat :
– Meningkatkan stamina
– Memperkuat pukulan
– Memperpanjang nafas
– Mempercepat penyembuhan setelah bertarung
Sangat Cocok Untuk :
– Ayam Bangkok
– Ayam Burma
– Ayam Saigon
– Ayam hasil silangan
– Ayam Tajen atau Philipina

Raja KO, merupakan jamu tradisional dari bahan pilihan yang biasa digunakan oleh Pakar ayam aduan Bangkok dan telah disesuaikan dengan iklim di Indonesia serta diramu secara modern.
Sangat manjur untuk meningkatkan stamina, memperkuat pukulan, memperpanjang nafas dan mempercepat penyembuhan setelah bertarung.
ATURAN PAKAI :
– Sejak ayam mulai dipersiapkan/dilatih beri ¼ bagian setiap 3 hari sekali
– Untuk pejantan/ternak beri 1/3 bagian setiap 1 minggu sekali
– Untuk anak ayam/ayam yang tidak disiapkan beri ¼ bagian setiap 1 minggu sekali
KETERANGAN :
– Pemberian majun sebaiknya diberikan sore hari setelah makan
– Pemberian majun 2-3 hari sebelum bertarung
– Penggunaan majun dapat dikombinasi dengan jamu atau obat-obatan lain yang diperlukan
– Ayam harus mendapat latihan secara teratur
– Ayam aduan setiap hari harus dimandikan dan dijemur secukupnya, kecuali cuaca jelek atau kondisi ayam sakit.
Diproduksi :
UD. HOBBIS – SURABAYA

Dunia

Di India, Ayam Jago Bunuh Pemiliknya

Kejadian ini berlangsung saat ayam itu dipaksa bertarung di arena.

Sabtu, 22 Januari 2011, 06:05 WIB

Siswanto, Ita Lismawati F. Malau

 

Ayam adu (Wikimedia Commons)

BERITA TERKAIT

Seekor ayam jago ‘membalas dendam’ pada tuannya karena sering memaksa dia bertarung di arena sabung ayam. Sang tuan pun tewas di kaki si ayam.

Dilansir dari laman Daily Mail, 21 Januari 2011, ayam jago tersebut menyerang tuannya, Singrai Soren, dengan cara menyabetkan silet yang terpasang di kaki. Kejadian ini berlangsung saat ayam dipaksa bertarung di arena. Si yam pun berontak sehingga silet itu mengenai leher Soren. Soren pun terkapar bersimbah darah.

Salah satu teman Soren bernama Dasai mengatakan ayam jago ‘pelaku pembunuhan’ itu selama ini sudah sering mencoba kabur dari arena sabung ayam. “Tapi Soren terus memaksa ayamnya bertarung,” kata dia.

Dasai menduga perlakuan itulah yang kemudian membuat ayam kesal lalu berbalik menyerang Soren.

Normalnya, lanjut Dasai, ayam petarung diberi waktu istirahat, setidaknya satu jam, sebelum bertarung lagi dengan lawan lain.

“Tapi Soren ingin ayamnya kembali lagi ke ring dalam beberapa menit dari laga pertama. Ayam itu sepertinya kesal.”

Setelah kejadian, kasus ini dilaporkan ke polisi. Kepolisian India pun mengejar ayam tersebut untuk dimatikan. Namun, mereka tak terlalu yakin bisa menemukannya.

Kepolisian setempat kemudian mengingatkan warga agar waspada pada ayam ‘pembunuh’ yang berbulu hitam dan merah itu.

Sejumlah warga di Desa Mohanpur, Bengal Barat, selama ini memang dikenal sangat menyukai judi adu ayam. Untuk menaikkan adrenalin, mereka memasang silet di kaki ayam aduan. Ayam-ayam pun dipaksa bertarung dengan senjata tambahan itu. (umi)

Otot dan Stamina Ayam Laga (by Kamandaka)

Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung. Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian, pukul sendiri memang belum memberikan suatu patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.

Akurasi pukulan pada ayam laga dipengaruhi dua faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan dan kekuatan pukulan.

AYAM ADUAN

 

Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggasyang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam” saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). Kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusangalur unggul atau galur murni dengan bermacam-macam fungsi; yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). Ayam biasa dapat pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya, ayam hutan hijau, yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar.

Dengan populasi lebih dari 24 miliar pada tahun 2003, Firefly’s Bird Encyclopaedia menyatakan ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya. Ayam memasok dua sumber protein dalam pangandaging ayam dan telur.

 

 

 Proses Penggantian Bulu pada Ayam Petarung ::

 

 

Proses penggantian bulu atau sering disebut dengan istilah Mabung, Ngurak atau Moulting pd unggas, merupakan hal yg rutin dan terjadi tiap tahun. Pada masa ganti bulu, biasanya banyak bebotoh yg tidak menyadari tentang kondisi ayam yg membutuhkan berbagai mineral dan protein yg bertambah pada fase ganti bulu. Bebotoh masih saja memperlakukan ayamnya dgn ransum biasa, padahal ayam yg mengalami proses ganti bulu lebih memerlukan perhatian ekstra. Pada fase ganti bulu ini merupakan fase istirahat yg panjang dan perlu diberikan pakan khusus yang lebih bergizi tinggi dan mineral berikut vitamin yg cukup. Pemberian pakan yg mengandung kadar protein yg lebih perlu diberikan karena pada fase ini ayam memerlukan energi yg relatis lebih banyak. Bila kebutuhan mineral dan protein tidak tercukupi dlm jumlah yg memadai maka ayam petarung akan mengalami penurunan kualitas fisiknya. Efek selanjutnya yang dapat terlihat adalah kondisi berpengaruh pada saat ayam aduan kelak bertarung dimana ayam terlihat lebih lemah dan jadi loyo. Sering kita temui di kandang bebotoh, ayam petarung yg dalam fase ganti bulu bermuka pucat kurang gairah dan terlihat lemas.

Pada masa ganti bulu, sebaiknya ayam diberikan Pakan Ayam Petelur dgn kadar protein 16%, sedangkan pakan ayam yg lain sangat tidak cocok, karena kandungan kalori dan protein yang terlalu berlebih. Hal ini ditujukan untuk menghindari terjadinya kegemukan pada ayam, yg berakibat penumpukan pada tulang dada dan hal ini akan sangat mengganggu stamina ayam. Karena ayam akan lebih mudah kehabisan nafas (ngos-ngosan) dan pengembalian bentuk dan berat ideal ayam tsb akan memakan waktu yang lebih lama lagi.

Pada saat ganti bulu, ayam aduan tidak memerlukan pemberian MINYAK IKAN yg berlebihan. Ini bisa dinilai dari sehelai bulu ayam yg mengandung 85% protein, 2.5% lemak, 1.5% serat kasar, 0.2% kalsium dan 0.75% phosporus (berdasarkan penelitian Charoen Phokpand). Jadi dengan dilihat komposisi kandungan bulu, maka ayam tidak memerlukan minyak ikan. Namun pada saat ganti bulu,ayam lebih membutuhkan protein, vitamin dan mineral yg cukup.

Kebanyakan bebotoh beranggapan pemberian minyak ikan dapat membuat bulu mengkilap dan kuat. Minyak ikan mengandung ASAM LINOLEAT 99% sebaliknya ayam hanya membutukan asam linoleat 1% saja yg bisa didapatkan dari pakan ayam aduan umumnya. Padahal untuk membuat bulu mengkilap dan kuat cukup melalui pemberian makanan berprotein yg cukup, sehingga kelenjar lemak yg ada pada ekor akan berfungsi sebagai semir yang akan digunakan ayam untuk mengilapkan bulu meskipun ayam tidak dimandikan.

Pada waktu ganti bulu, ayam tidak membutuhkan tenggaran/umbaran yg rutin, ayam cukup diumbar 3 hari sekali saja untuk mengepakkan sayam dan melemaskan otot yg kaku. Memegang ayam yang berganti bulu juga harulah berhati-hati, karena bulu masih muda dan teras sakit bila dipegang. Dan kemudian jangan sesekali ayam yang sedang berganti bulu dikumpulkan atau digabungkan dengan ayam betina, karena bulu mengandung phosporus yg tinggi, yg merupakan makanan yang paling diminati dan santapan lezat bagi ayam betina. Demikian juga bila dijadikan pemacek, maka perhatikan kebutuhan karbohidratnya, jika kekurangan maka napsu kawin akan menjadi menurun dan sebaliknya jika pemberian karbohidrat berlebihan maka ayam akan menjadi terlalu gemuk yang juga dapat menurunkan nafsu kawin.

Kemudian, selama periode penggantian bulu yang biasanya memakan waktu beberapa bulan, jangan lupa untuk memperhatikan kandang ayam, jangan sesekali menempatkan ayam yang memiliki sudut2 kandang yang cukup tajam yang dapat mengganggu pertumbuhan bulu dah bahkan bisa merusak bulu mudah yang baru tumbuh. Hal ini juga harus menjadi perhatian karena jangan sampai seluruh upaya keras kita di dalam menjaga pola makannya akan menjadi sia-sia belaka karena penempatan kandang ayam yang tidak tepat. Dengan kata lain, untuk ayam yang sedang mengalami penggantian bulu, mulai dari makanan, pengumbaran, dan penempatan kandangnya tetap harus menjadi perhatian kita agar proses penggantian bulu dapat berjalan dengan sempurna.

:: Pakan Ayam Petarung ::

 

Pakan/Makanan merupakan suatu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kondisi ayam bangkok. Pakan yang diberikan harus mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh ayam.  Zat-zat yang dibutuhkan tersebut sebagi berikut :

  • Protein. Berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Protein berguna untuk meningkatkan jumlah otot serta daging, sehingga sangat dibutuhkan oleh anak ayam yang sedang tumbuh sampai berumur 6 bulan dan yang sedang dipersiapkan untuk diadu. Untuk menambahkan protein, para pemilik ayam sabung sering menambahkan cincangan daging kambing dalam pakan untuk ayamnya.
  • Lemak. Zat ini juga dibutuhkan ayam yang sedang tumbuh. Bagi ayam yang akan disabung, lemak tidak terlalu perlu. Ayam sabung justru harus langsing, singset, dan padat tubuhnya. Jika terlalu banyak lemak, ayam akan keberatan badan sehingga mudah lelah atau tidak mapu untuk memukul.
  • Karbohidrat. Zat ini sangat dibutuhkan oleh ayam sabung untuk menjaga stamina. Stamina ayam memang harus diperhatikan karena harus bertarung 5-6 ronde, setiap ronde lamanya 15 menit.
  • Vitamin dan mineral.  Dua zat ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta kelincahan ayam sewaktu bertarung, meskipun jumlah yang dibutuhkan tidak terlalu banyak, hanya 1-2% dari total ransum. Vitamin dan mineral juga berguna sebagai katalisator dalam proses metabolisme. Pemberian vitamin B kompleks sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aktivitas ayam sabung. Kedua unsur tersebut sangat dibutuhkan untuk metabolisme dan pertumbuhan fisik ayam, seperti pertumbuhan tulang, mencegah kelumpuhan, dan menghindarkan kecacatan pada kaki.
  • Air. Selain pakan, ayam juga membutuhkan air. Air ini antara lain digunakan untuk proses metabolisme. Air juga diperlukan sebagai pelarut. Hampir 60% tubuh ayam terdiri atas air yang juga berguna dalam proses pencernaan, mengatur suhu badan, dan menyeimbangkan atau mengatur berbagai zat di dalam tubuh ayam.
  • Hijauan. Hijauan merupakan pakan tambahan bagi ayam bangkok. Biasanya hijauan diberikan sejak anak ayam berumur dua bulan. Pakan hijauan berupa kecambah kacang hijau (taoge), kangkung, daun pisang, dan hijauan lainnya yang mengandung air dan tidak memberikan efek racun bagi ayam.
  • Grit. Grit adalah bahan yang digunakan untuk membantu pencernaan ayam di tembolok, yaitu berupa kulit kerang atau cangkang bekicot. Grit bisa diberikan kepada ayam muda di dalam kandang umbaran. Grit tidak boleh diberikan kepada anak ayam di bawah umur tiga bulan karena akan mengganggu atau melukai pencernaannya.

: Persilangan Ayam Bangkok, Vietnam/Saigon & Burma ::

 

 

Dalam melakukan persilangan ayam aduan, kita perlu mendasarkan pada tujuan kita ingin memiliki ayam yang memiliki keutamaan dalam hal apa, misal pukulan, teknik, ketahanan, dan lain-lain.

Ibaratnya manusia, pasti ada gen yang terkuat dan gen terlemah, untuk manusia gen terkuat adalah dari bangsa negro, kemudian eropa, dan terakhir adalah bangsa asia. Bangsa asia mempunyai gen yang paling lemah.

Di dunia ayam, urutan gen mulai yang terkuat hingga terlemah adalah ayam saigon/vietnam (terkuat), bangkok, burma dan terakhir ayam kampung (asli indonesia). Untuk ayam kampung tidak dibahas disini, kita akan membahas 3 ayam aduan yaitu vietnam, bangkok & burma.

Dengan dasar urutan gen tersebut, maka kita bisa memulai untuk melakukan persilangan ayam aduan dengan berbagai tujuan :

1. Ayam yang tahan pukul dengan teknik bagus

Bisa disilangkan ayam saigon dengan ayam bangkok. Sang anak nantinya akan mempunyai sifat saigon yang dominan, dia akan mempunyai pukulan yang keras dan tahan pukul, namun teknik bertarungnya masih di bawah pure ayam bangkok (induknya). Untuk mendapatkan bibit yang tekniknya mendekati ayam bangkok, maka hasil anakan tersebut harus disilangkan lagi dengan ayam pure bangkok (bisa juga induknya), sehingga dengan tetap mempunyai pukulan yang keras & tahan pukul, teknik bertarungnya akan mendekati teknik bertarung ayam bangkok, misalnya ngalung/ngelock dan bongkar.

2. Ayam yang pukul keras dan tempel pukul

Bisa disilangkan ayam saigon dengan ayam burma. Hasil anaknya akan mempunyai pukulan keras dan tahan pukul, namun sifat pukulan nyawatnya akan berkurang atau hilang sama sekali. Untuk mendapatkan sifat pukulan nyawat, sangat susah sekali karena jauhnya gen burma dan saigon. Namun sang anak akan mempunyai sifat tempel pukul (pukulan cepat) karena masih ada gen ayam burma yang mempunyai ciri selalu memukul walau tanpa mematok. Jadi bila kita menginginkan ayam yang masih punya pukul nyawat namun dengan postur tubuh yang masih besar, paling tidak harus kita silangkan ayam burma dengan ayam bangkok, yang nantinya sifat pukulan nyawat masih ada sedikit. Untuk mendapatkan turunan yang masih mempunyai banyak pukulan nyawat (sering), hasil silangan bangkok dengan burma tadi kita kawinkan lagi dengan ayam pure burma atau induk burmanya.

3. Sangat jarang dan belum pernah ditemukan, ayam silangan saigon dengan burma yang mempunyai pukulan nyawat.
Hal ini dikarenakan gen saigon yang lebih kuat sehingga bila ingin mendapatkan ayam gundul (walau ada juga  saigon yang bulu babon) yang mempunyai pukul nyawat sebaiknya dihindari karena sangat sulit & memakan waktu lama. Mungkin di generasi F4 atau F5 baru bisa mendapatkannya dengan selalu menyilangkan ayam hasil silangan (mulai F1 sampai dengan F3 dengan pure burma).

 

 

 

Sabungan

14 04 2011 Sabungan-olahraga darah di mana dua ayam jantan khusus dibiakkan untuk agresivitas ditempatkan paruh untuk paruh dalam cincin kecil dan didorong untuk berjuang sampai mati-telah sekitar selama berabad-abad. Ayam jantan pertama kali dibiakkan untuk bertarung di Asia Tenggara lebih dari 3.000 tahun yang lalu, dan sabung ayam kemudian menyebar ke Yunani, Roma dan Inggris sebelum melintasi Atlantik sekitar 200 tahun yang lalu. The “olahraga” brutal ditemukan popularitas di Utara, Selatan dan Amerika Tengah, dan terutama terjadi di Colonial New York, Philadelphia dan Boston Pada tahun 1800,. Itu telah menyebar ke Selatan dan Pantai Barat-namun kali ini, orang telah mulai menyadari betapa kejam itu, dan banyak negara melarang itu. Hari ini, sabung ayam merupakan kejahatan di seluruh 50 negara bagian dan District of Columbia Namun,. walaupun undang-undang, sabung ayam masih tetap.

 

bentuk badan ideal (seperti botol) dan menunjukkan teknik bertarung yang baik. Babon ini juga harus memiliki sifat dominan pada keturunan, sehingga anak-anak yang dihasikan cenderung akan mewarisi kelebihan induknya. Bahkan ketika dikawinkan dengan jago yang kurang baguspun, anak yang dihasilkan akan cenderung ikut induk dan lebih bagus dari bapaknya. Babon unggul biasanya berasal dari galur murni.
Babon cetak adalah babon yang punya kecenderungan resesif dalam keturunan. Anak yang dihasilkan akan cenderung mirip atau fotocopy dengan bapaknya. Seekor babon cetak yang baik, harus menghasilkan anak yang jelek ketika jagonya jelek. Sebaliknya harus menghasilkan anak bagus ketika jagonya bagus. Jika babon cetak dikawinkan dengan jago jelek dan anaknya bagus, maka ia gugur dalam kriteria babon cetak dan harganya turun.
Babon cetak bisa cetak fisik, cetak teknik, atau cetak semuanya. Untuk uji cetak fisik, adalah dengan mengawinkan berbeda bulu atau bentuk jengger yang beda. Seekor babon cetak berwarna hitam harus menghasilkan anak berwarna putih ketika jagonya putih. Jika dikawinkan dengan ayam katai, maka anaknyapun harus kecil-kecil. Untuk uji cetak teknik, harus dikawinkan dengan jago berteknik jelek, lalu dengan jago berteknik bagus. Seekor babon yang cetak sempurna, harganya bisa amat mahal dan tidak realistis. Babon cetak bisa berasal dari galur murni (BK) maupun campuran (F1 maupun F2) atau turunan yang sudah jauh.

 

Taji atau jalu adalah senjata ayam yang cukup menentukan. Taji yang baik harus memiliki struktur lapisan yang kuat, besarnya proporsional dengan kaki, dan posisi terbaik adalah dekat dan searah jari kaki      belakang          ayam.

Ayam bangkok ada juga yang tidak memiliki taji, hanya berupa tonjolan ruas taji yang keras yang besarnya bisa beragam. Ayam yang tidak memiliki taji ini disebut dengan ayam keplek.
Berdasarkan taji yang dimiliki serta gaya bertarungnya, dikenal ada dua kelompok yaitu ayam pukul dan ayam taji. Umumnya semua ayam keplek adalah ayam pukul dan semua ayam bertaji adalah ayam taji. Tetapi dalam pengamatan lebih serius, sebenarnya ini juga berpengaruh pada gaya bertarung dan postur badan yang ideal.

Ayam pukul umumnya memiliki pukulan mematikan, keras dan jitu pada bagian kepala, leher, dan bahu lawan. Ayam pukul biasanya akan menyerang dengan pukulan yang efektif. Postur ayam pukul haruslah kekar, tulang kuat dengan otot-otot yang besar agar menghasilkan pukulan yang keras. Karena itu, pola makan juga lebih mengarah pada pembentukan tubuh yang kekar. Jagung adalah menu murah dan baik untuk ayam pukul. Sesekali bisa dikombinasikan dengan beras merah.

Ayam taji umumnya memiliki pukulan yang produktif. Pukulan tak selalu harus pada bagian mematikan tetapi harus sesering mungkin memukul. Pukulan dengan taji yang tajam, selalu memiliki efek serius meskipun tidak pada bagian yang mematikan. Postur ideal ayam taji adalah ramping dan padat, dengan dukungan bulu sayap yang sempurna agar mampu bergerak gesit dan cepat dalam melontarkan pukulan. Ayam taji sebaiknya menghindari benturan fisik, dan yang terbaik adalah menjaga jarak sambil terus menyerang dengan taji. Menu makan untuk ayam taji sebaiknya yang tidak akan membuat gemuk dan kekar, tetapi lebih mengarah pada pembentukan badan yang ramping padat dan ringan. Gabah (padi) adalah menu utama yang ideal bagi ayam taji.

Ayam pukul biasanya memiliki kesiapan lebih dini dibanding ayam taji. Pada umur 12 bulan, ayam pukul sudah bisa dijadikan petarung, tetapi untuk ayam taji, idealnya 18 bulan untuk menunggu agar tajinya benar-benar sudah mencapai pertumbuhan ideal. Banyak juga pelatih ayam taji yang baru menarungkan ayamnya setelah proses bluru yang pertama.

 

 

Ayam bangkok jika dilihat dari depan maupun dari samping memang memiliki penampilan paling gagah dibanding ayam ras lain. Secara umum badannya terlihat tegap, dengan dada yang membusung dan otot paha yang kokoh.

Tetapi memilih bentuk badan yang ideal, tidaklah cukup dengan hanya mengamati penampilannya. Mau tidak mau, badan ayam harus kita pegang untuk mengetahui secara persis bagaimana bentuk badannya. Cara memegangnya adalah dengan meletakkan tangan di samping kiri dan kanan badan ayam, kedua jempol bersentuhan di punggung dan dua jari tengah saling bertemu di dada tepat pada pangkal paha bagian depan. Bentuk ayam yang ideal adalah bulat memanjang seperti botol dengan bagian dada yang melebar. Bentuk bulat seperti botol ini tidak tergantung dari ukuran ayam. Baik ayam berpostur kecil maupun besar, tetap pegangannya akan terasa enak. Ayam yang pegangannya enak, biasanya akan memiliki teknik bertarung yang baik dan gerakan yang bagus.

Dalam kasus tertentu, ada juga bentuk badan ayam yang menonjol pada tulang dada bawah sehingga pegangannya jadi mengganjal dan tidak nyaman. Ayam ini disebut dengan ayam bronggal. Sebenarnya teknik tarung ayam bronggal tidak selalu jelek, dalam beberapa kasus malah punya kecenderungan pukulan yang keras dan tahan pukul. Tetapi ayam bronggal jelas memiliki kerugian dalam hal gandeng. Karena pegangannya yang besar, seringkali harus menghadapi lawan yang ukurannya di atasnya tetapi jatuhnya pegangan sama. Selain itu bentuk badan bronggal juga membuat ayam relatif kalah gesit.

Badan bronggal adalah faktor genetik. Cara untuk menghindarinya adalah dengan mengawinkan jago bronggal yang memiliki teknik tarung berkualitas dengan babon yang berbadan botol sempurna dan ramping. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat tenggeran untuk tidur bagi anak-anak ayam yang sejak kecil sudah bisa diidentifikasi akan berbadan bronggal. Cara tidur yang bertengger akan membuat tulang dada bawah bersentuhan dengan tenggeran yang akan membuatnya tidak terlalu berkembang menonjol.

:: Ayam Petarung Leher Perkasa ::

Leher ayam bangkok yang ideal adalah yang memenuhi kriteria antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat sehingga efektif untuk mengunci.
Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan membuat otot   leher     terbentuk.

Ukuran leher ayam harus proporsional, tidak terlalu panjang dan terlalu pendek. Leher yang terlalu panjang, akan membuat sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya leher yang terlalu pendek, akan membuat sulit untuk mengunci (ngalung) lawan.

Yang terpenting lagi, selain memiliki otot leher yang baik, ruas tulang leher juga harus rapat. Ini sangat penting untuk menawan pukulan ke leher. Banyak kasus ayam KO adalah karena pukulan ke arah leher yang membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yang ada di leher terganggu sekaligus cedera tulang leher.

:: Ayam Petarung Badan Bantat ::

Setiap pelatih selalu menginginkan ayam aduannya memiliki tubuh yang prima. Badan yang tahan pukul, pukulan yang keras, lompatan yang tinggi dan keunggulan fisik lainnya. Untuk itu mereka berupaya melatih ayamnya dengan berbagai metode seperti renang, jalan jongkok, jantur, diputar (mengelilingi ayam lain dalam kurungan) dan metode lainnya.

Seringkali karena porsi latihan yang terlalu berat, otot ayam terbentuk sedemikian rupa mirip seorang binaraga. Ayam yang terlalu berotot ini memang akan tahan pukul karena tebalnya otot yang dimiliki terutama otot dada dan paha. Namun kondisi ini juga dibarengi dengan menurunnya kelincahan ayam. Ayam menjadi kaku, susah bergerak dan jarang mampu melompat. Dalam pertarungan yang berimbang kekuatan, ayam bantat akan menjadi terlalu pasif, tidak produktif dan lebih cepat lelah.

Cara yang paling efektif untuk mengatasi badan ayam yang bantat adalah dengan berkipu atau mandi dengan pasir/tanah halus. Ayam pun secara alami akan senang melakukannya. Anda tinggal menyediakan tempat untuk itu, sejengkal tanah yang diberi pasir atau tanah lembut (debu). Selain itu beri kesempatan ayam untuk bergerak secara bebas pada ruang yang cukup dan sediakan tempat bertengger agar sering melompat.

:: Pola Pertarungan Ayam Petarung ::

 

Di antara binatang lain, ayam memiliki keunikan dalam pertarungan. Dua ekor ayam yang berhadapan, tidak serta merta berkelahi begitu saja. Ada tiga tahap dalam pertarungan ayam, yaitu: tahap penjajagan (abar), tahap pertarungan, dan tahap penyelesaian.

*Tahap Penjajagan (Abar)
Pertama kali berhadapan, dua ekor ayam yang bertarung akan melakukan tahap penjajagan. Pada tahap ini dua ayam akan saling menyerang tapi sama-sama menjaga jarak. Pertarungapun lebih sering terjadi di udara yaitu dua ayam sama-sama melompat kemudian melepaskan pukulan ke depan, sehingga sering terjadi benturan dengan kaki lawan. Tahap ini digunakan oleh ayam untuk saling mengukur tenaga dan kecepatan lawan. Lama tahap penjajagan ini bervariasi, jika sudah merasa cukup maka seperti sepakat dua ayam yang bertarung akan mengubah ke pertarungan yang sesungguhnya.

*Tahap Pertarungan
Pada tahap ini, dua ekor ayam akan bertarung pada jarak dekat dengan berusaha saling membelit atau menumpangkan leher di atas leher lawan. Teknik tarung ayam baru akan kelihatan pada tahap ini. Dua ayam akan saling menyerang dengan pola tarung masing-masing, saling tukar pukulan dan jarang sekali terjadi adu kaki seperti tahap abar. Tahap ini adalah pertarungan yang sesungguhnya dan bisa berlangsung lama jika kedua ayam berimbang.

*Tahap Penyelesaian
Pada saat kedua fisik ayam sudah sama-sama melemah, maka pertarungan akan berlangsung lebih lambat dan terlihat kedua ayam mencoba memukul secara efisien. Yang terlihat adalah dua ayam saling menumpangkan leher dengan gerakan lambat sambil bergerak memutar ke kiri dan kanan. Jika kedua ayam bertarung secara berimbang pada babak sebelumnya, maka pada tahap inilah betul-betul teruji seorang ayam petarung yang sempurna. Pada tahap ini secara umum akan menjadi penentu siapa yang lebih kuat. Seekor ayam petarung yang baik biasanya memiliki simpanan pukulan mematikan pada tahap ini. Namun ada juga ayam yang menguasai pertarungan tapi tidak memiliki pukulan mematikan. Bisa terjadi meskipun lawan sudah tidak mampu membalas, namun karena tidak punya pukulan mematikan pertarungan berakhir dengan draw.
Tiga tahap tersebut adalah tahap normal. Jika ayam memiliki ‘killing punch’ yang baik, dengan taji maupun pukul, pertarungan bisa berakhir pada tahap mana saja.
Pada ayam betina, tahap abar tidak ada. Begitu mereka berhadapan maka mereka langsung bertarung dengan tempo cepat.

 

:: Penyakit Ngorok Ayam Petarung ::

 

Penyakit Ngorok biasa dalam bahasa kedokteran biasa disebut dengan Chronic Respiratory Disease (CRD) atau mikoplasmosis atau Sinusitis atau Air Sac. Penyakit Chronic Respiratory Disease disebabkan oleh bakteri Mycoplasma galisepticum.Biasanya menyerang ayam pada usia 4-9 minggu. Penularan terjadi melalui kontak langsung, peralatan kandang, tempat makan dan minum, serta manusia. Lihat Selengkapnya, telur tetas atau DOC yang terinfeksi.

Faktor predisposisi atau faktor pendukung

- Kondisi kandang yang lembab

- Kepadatan kandang yang terlalu tinggi

- Litter yang kering

- Kadar amonia yang tinggi.

Cara penularan

Penularan penyakit terjadi baik secara vertikal maupun horizontal. Secara vertikal dapat melalui induk yang menularkan penyakit melalui telur dan horizontal disebarkan dari ayam yang sakit ke ayam yang sehat. Penularan penularan tidak langsung dapat melalui kontak dengan tempat peralatan, tempat pakan, hewan liar maupun petugas kandang.

 

 

Gejala klinis

Ngorok basah, adanya leleran hidung lengket dan terdapat eksudat berbuih pada mata dan ayam suka menggeleng-gelengkan kepalanya. Pada kasus kronis mengakibatkan kekurusan dan keluarnya cairan bernanah dari hidung.

PengobatanPengobatan CRD pada ayam yang sakit dapat diberikan baytrit 10% peroral, mycomas dengan dosis 0.5 ml/L air minum, tetraclorin secara oral atau bacytracyn yang diberikan pada air minum.

PencegahanMembeli ayam baik indukan, pejantan dan anakan yang benar-benar terbebas dari chronic respiratory disease (CRD).Menjaga kebersihan dan tingkat kelembaban kandang dan area ayam.

Cara Jitu Beli Ayam Aduan 1 Year, 3 Months ago Karma: 0

Salam Hormat Rekan2 penghobby ayam aduan, memilih ayam bukan lah hal yg gampang, seperti hal nya memilih istri, untuk itu kita msh berpedoman pada pepatah buyut2 kita dahulu yakni :

carilah jodoh yg jelas BIBIT,BOBOT&BEBETNYA.

Maksudnya :

1. Bibit : pastiin itu dr turunan ayam yg jawara, baik Pacek atau Babonnya (ga usah terlalu fanatik sm ayam import) karena yg dicari para petarung ayam sejati bukanlah importnya, tetapi menangannya.

2. Bobot : lihat secara seksama ukurannya, apakah tinggi dan beratnya proposional (seimbang),sebab klo terlalu gemuk tp pendek mk akan bantat, klo tinggi kurus jg kutilang (musuhnya bersin dia malah terbang). karna ayam yg Bobotnya bgs berarti ayam yg pintar.

3. Bebet : perhatikan lingkungan kandangnya, apakah bersih atau kotor, klo bersih berarti ayam2nya terawat, klo kotor berarti yg punyanya jorok..wkwkwkwk…trus lihat ayam itu supel apa tidak, artinya itu aym suka bergaul..
sekian masukan dari saya, monggo ditanggapi rekan2 sekalian..Wassalam.

 

Ditemani Pawang
Saat hendak pergi membeli ayam jangan malu-malu meminta senior untuk menemani, Kalau pemula pergi sendiri, takutnya ditipu pedagang. Lagian sayang juga dong pedagangnya jadi nambah dosa. So, jangan ragu mengajak senior saat pilah-pilih ayam. Minta senior menjelaskan a-z mengenai ayam yang ada di hadapan kalian. Kalau sudah gini masih ketipu, itu namanya dls (derita loe sendiri).
Bakalan Bebas Cacat
Saat memilih bakalan ayam laga, hindari memilih ayam yang memiliki kelainan fisik, seperti paruh yang bengkok atau tidak seimbang antara atas dan bawah, mata rabun atau buta, meskipun hanya sebelah, tulang dada bengkok, tulang ekor bengkok, jari yang tidak lurus ( rengkel red) atau puntung, kelainan pada sayap, dan badan bongkok berlebihan karena cacat. Apalagi sampai memilih ayam yang sayapnya cuma sebelah, kakinya tinggal satu atau mungkin mata buta dua-duanya, mendingan buat aja yayasan penyantun ayam cacat. Yang jelas di lapangan, sangat jarang ditemukan ayam cacat yang mampu meraih kemenangan di arena laga, kalaupun ada maka perbandinganya hanya satu di antara sekian banyak.
Bakalan Harus Sehat
Karena melihat darah juara, caturanggan yang istimewa dan harga persaudaraan (padahal harganya murah karena bakalan lagi gak enak body), tanpa pikir panjang lagi bakalan tersebut langsung diboyong ke rumah. Kalau sudah begini boro-boro reputasi bakal naik di gelanggang, mau ke gelanggang saja susah karena waktu demi waktu dihabiskan untuk mengurus ayam penyakitan. Cita-cita ingin terkenal di arena kompetisi akhirnya kandas karena profesi dokter hewan gadungan dengan kejahatan mal praktek. Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah ayam yang sehat, ayam sehat pasti cepat besar, kalau sudah besar dan sehat bisa cepat dilatih, kalau sudah terlatih dan sehat bisa cepat di laga. Nah!.. tidak perlu lagi kan pusing mikirin antiseptik, antibiotic kapan ke apotik, apa mungkin harus dioprasi, yang gini sih mesti amputasi dan lain-lain sebagainya.

 

Latiahan Fisik Yg apa dan Bagaimana yg baik untuk ayam Pukul n’ Jalu

Sebenarnya, tiap perawat punya cara sendiri2 melatih ayam. Sepanjang pengetahuan saya, tdk ada yg sama. Maka tidak ada yg salah atau benar. Tergantung keyakinan masing2 saja.

Tapi, hal yg harus diperhatikan dalam merawat fisik ayam adalah : Kondisi otot dan bobot ideal tubuhnya. Mirip banget seperti layaknya seorang petinju yg harus memperhatikan berat tubuhnya sendiri.
Secara umum :
Bila bobot tubuh bertambah, pukulan akan semakin keras tapi kelincahan dan kecepatan pukul akan berkurang.
Bila bobot tubuh berkurang, maka pukulan akan lebih ‘ringan’ tapi kelincahan dan kecepatan pukul bertambah.
Sekarang tinggal dilihat type seperti apa ayam mas Bhozo…
Bila mengandalkan pukulan jalu tajam, sy cenderung mementingkan kelincahan dan kecepatan pukulnya (bobot tubuh jgn terlalu berat).
Kalau ayam type teknik kalem dan pukul berat, maka lebih baik bobot tubuh ditambah utk lebih mengoptimalkan kerasnya pukulan.
Jadi semua tergantung kombinasi type teknik dan pukul ayam masing2. Kita hanya bisa mengarahkannya menjadi lebih optimal. Bukan merubah type ayam tsb.
Harus diingat ditambah atau dikuranginya berat tubuh dalam arti jangan terlalu extrim menaikan dan menurunkannya. Cukup max. 1 ons saja tiap minggunya.
Jadi jangan terlalu drastis. Harus bertahap dan selalu dipantau perkembangan tiap minggunya.
——————————————-
Agar ayam tdk cepat lelah (stamina bagus) jalan terbaik adlh latihan yg cukup dan terprogram. Suplement hanya sebagai penambah semangat, tenaga, dan pemulihan kondisi. Mungkin memang ada suplement yg bisa menambah stamina. Tapi tidak terlalu signifikan pertambahan staminanya, apalagi bila tdk diimbangi latihan yg intensif.
Utk vitamin dan jamu penambah energi, bisa dipakai yg utk manusia seperti Vatigon, pil kita, hemaviton, kuku bima TL, jamu pegal linu, dll. Dikombinasikan dgn protein yg cukup antara lain dgn spet telur + madu.
mudah2an bermanfaat.

Tapi secara garis besar, latihan itu bisa macam2.
1. Lari/putar = menguatkan napas (stamina) dan pembentukan otot paha scr natural. Selain itu juga berguna melatih mental/semangat tarung.
2. Pale (push up, jantur, urut, dsb) = Biasanya khusus ditujukan utk membentuk otot2 tertentu spt paha, sayap, leher, dll.
3. Umbar dihalaman = Menambah stamina dan kesegaran
4. Umbar pasir (kipu) = Melenturkan/mengendurkan seluruh otot badan yg kaku.
5. Renang = Menguatkan hampir seluruh otot tubuh dan meningkatkan stamina.
6. Abar/gebrak = Meningkatkan stamina, otot, daya tahan pukul dan mental.
7. Abar bungkus patok = Meningkatkan mental, stamina dan teknik tarung.
8. dlsb.
Jadi terserah mas Bhozo mau yg bagaimana. Semua disesuaikan dgn kondisi ayamnya juga.

Satu hal lagi… Jangan salah persepsi… Secara umum, latihan itu gunanya meningkatkan volume otot dan stamina. Bukan menambah tenaganya.
Kalau ototnya sudah jadi, ditambah makanan bergizi, suplement, vitamin, dan istirahat yg cukup, maka akan timbul tenaga dgn sendirinya.
Jadi jangan heran bila ayam yg over training (terlalu banyak latihan), tanpa istirahat, makan dan vitamin, pasti tenaganya jadi jelek.

Pukul telak vs pukul keras

Mungkin kita sering lihat ayam yg memiliki pukulan keras namun lama memberikan efek, ada juga yg cepat meng KO kan lawan. Ada ayam pukulannya terlihat pelan tapi bersih langsung membuat lawan puteng dan sempoyongan dan ada juga yg tidak memberikan efek apa2. Ibarat petinju pacquiao memiliki speed dan pukulan yg super telak dan keras dikelasnya, tapi ada juga tison atau rata2 petinju kelas berat yg pukulannya terkesan lamban dan tidak keras tapi bisa memberikan efek pukulan yg fatal. Ada juga chrisjon dengan pukulan yg cepat tapi kurang berbobot walaupun bersih sehingga jarang meng ko lawannya.
Jadi tehnik ayam memukul akan sangat mempengaruhi efek pukulan, apalagi jika dia memiliki insting memukul dengan berat badannya maka pukulan pelan pun efeknya sangat besar. Misalnya pemain sepak bola hanya dengan sentuhan pelan tendangannya bisa sampe gawang lawan, padahal kalo tison yg disuruh nendang bola biarpun dengan sekuat tenaga nggak akan akan jauh nyampenya. Itu artinya tehnik memukul akan sangat mempengaruhi efek pukulan.
Kalo boleh kira2 menurut pengalaman para rekan2 dan senior kira2 jenis pukulan ayam yg bagaimana yg paling berbahaya dan kira2 ciri2 yg bisa memprediksi tipe pukulannya?

Pukul telak vs pukul keras

dulu skitar th 97,saya punya ayam namanya ‘gotri’ ukuran 7,type pukul berat/KO….ciri2nya kaki rotan warna putih,buntut sapu lidi,ules hitam. cuma klo habis tarung mesti turun urat,tapi ga masalah.sayang saya ga dpt turunannya,setelah 13 x menang dicuri orang yg ternyata teman sendiri.

yang satu lagi namanya ‘kondor’,yang ngasih nama, orang2 waktu ngejek dikalangan karena jalannya seperti orang kondor..ronde pertama..ga mukul sama skali,cuma muter,nyayap,menghindar terus…musuh dijuluki ayam jagal dari karet dengan jalu samurai…sayapun keder jantungan..cuma saya percaya dgn pemilik kalangan yg namanya ‘bang pa’i’ (alm)dalam menanding ayam..ayam saya cuma menang pinggang aj,jalu cuma 3cm melengkung ke bawah..dan itu adalah pertrungan pertama sejak ayam ditangan saya..terus terang saya juga blm pernah lihat jalnnya..ayam saya di’beri’ terus,bang pa’i bilang tangkap aja..ya udah saya ikuti apa kata bang pa’i….waktu diair,sy lihat ga ada satupun jalu samurai yg masuk..lega hati saya..air pertama selesai….ayam dilepas masuk rnde 2…si’kondor’pun beraksi..saya benar2 kagum dgn teknik ayam baru saya itu…pukul kecil,nyaris tak bersuara..dada,paha,pantat, pundak,leher si ‘samurai’ habis dirajam jalu si ‘kondor’…cuma muka yg bersih nyaris ga ada luka…9 menit ronde ke dua si ‘samurai’ ga tahan dan teriak ‘keok’….sontak bang pa’i jungkir balik ke tengah kalangan sambil teriak : ‘siapa yang kondor sekarang’….

>>cat.
kata pemilik lamanya adalah ‘anak ayam’…mungkin yg dimaksud F1..dgn ciri2 kpala kecil,jengger agak besar lurus kebelakang,badan besar,kaki besar blimbing,tidak terlalu kuning,jari pendek kecil2,bulu2 sayap tebal2 dan lebat,buntut tidak terlalu melengkung dan tidak terlalu panjang. ayam ukuran 8.
ayam ini saya barter dengan cucak rawa medan.

:: Ciri Khas Ayam Burma ::

Aku Suka Gaya Tarung Burma, untuk kelas 2,8 kg ke bawah aku pikir burma punya kelas yang tidak boleh di lihat sebelah mata, cara ayam tersebut memukul, menghindar dan intensitas pukulan yang bisa di bilang luar biasa. Namun sangat di sayangkan untuk ukuran yang melebihi 2.8 kg, ayam burma bisa dibilang belum mempunyai nama kecuali ada beberapa ayam yang sudah cross breeding sehingga mempunyai bentuk tubuh seperti ayam Thai, teknik tarung juga seperti Thai, daya tahan seperti ayam vietnam/saigon, tapi intensitas pukulan dan daya serang seperti ayam Burma itu sendiri. Namun jarang hal itu di dapat di kalangan saat ini, walaupun ada pastinya ayam tersebut di jauhi banyak orang di kalangan, namun tidak sedikit pula yang berhasil memenangkan pertarungan melawan ayam tersebut.

Secara Visual, bisa di lihat dari foto yang saya lampirkan, secara detail fisik ayam ini tentu sangat berbeda dengan jenis ayam aduan lainnya. Saya coba jelaskan sesuai dengan apa yang saya tau tentang ayam ini adalah:
Ayam Burma Ori ataupun F1 yang sudah di import ke luar negara asalnya

  1. Berat badan ayam ini kurang lebih di bawah 3 kg
  2. Postur tubuhnya pun mirip sekali dengan ayam kampung yang ada di negara kita
  3. Tulangan ayam ini relative kecil ( kecuali sudah di Crossbreeding )
  4. Mempunyai Jari kaki yang kecil dan panjang
  5. Jenis bulu yang di miliki ayam ini adalah cenderung menjauhi warna ayam Thailand. Ayam Thailand memiliki warna dominan seperti Kuning Merah, Merah Hitam, atau pun hitam dan lainnya. Sementara ayam ini lebih kepada warna warna campuran dari merah, abu-abu, wido serta menjauhi warna primer ayam Thailand ( bangkok )
  6. Ayam Ori ( asli ) Myanmar ini mempunyai gaya tarung yang unik yaitu, Nimpuk atau Nampar atau pranggal atau apapun itu sebutannya yang mendefiniskan bagaimana ayam ini bertarung tanpa mematuk kepala ataupun mematuk bagian tubuh lain sebelum memukul, jadi ayam ini berlaku spontan langsung memukul dan ini merupakan cara jitu untuk melukai tubuh lawan, kelebihan lain ayam ini adalah, mereka mempunyai sifat memukul tanpa mematuk. Dengan begitu mereka pun susah sekali untuk di patuk, cara ayam ini menghindar pun terbilang unik, ada yang dengan cara mundur sambil mukul, atau berlari kesamping sambil mukul, ngolong dan jarang sekali terlihat bermain rapat, sehingga untuk ayam ini sangat dianjurkan sekali permainan jangka pendek yang menggunakan Taji dengan catatan kita tau gaya tarung musuh seperti apa

:: Ciri-Ciri Terbaik Ayam Bangkok ::

Memilih Ayam Bangkok kualitas terbaik bukanlan suatu hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih lagi hal ini disebabkan karena banyaknya ciri-ciri umum dan khusus yang harus dipenuhi saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Beberapa ciri-ciri penting tersebut yaitu:

1. Kepala model buah pinang (Prioritas Utama)
2. Paruh panjang dan tebal
3. Leher lurus dan tebal
4. Badan panjang (Prioritas Utama)
5. Dada bidang
6. Bahu Kuncup
7. Sayap rapat dan panjang (Prioritas Utama)
8. Pangkal ekor besar/tebal dan kaku (Prioritas Utama)
9. Paha bulat dan pipih (Prioritas Utama)
10. Ekor lebat dan menyentuh tanah
11. Lutut menekuk
12. Kaki bulat dan kering, sisik rapih
13. Jari panjang dan halus

 

 

Memang tidaklah mudah untuk menemukan ayam yang memiliki ciri-ciri di atas secara lengkap, tapi paling tidak kita menemukan beberapa ciri sudahlah sangat bagus, dan menurut bang Jackone, minimal ciri prioritas utama haruslah dapat dipenuhi, dan bilapun tidak bisa, minimal 5 dari total 13 ciri haruslah dipenuhi saat membeli ayam sehingga akan dapat memberikan kepuasan dalam memeliharanya.

:: Ciri-Ciri Penting Ayam Petarung ::

 

 

Beberapa Ciri-Ciri Penting Ayam Petarung yaitu:

  • Batok kepala dan tulang alisnya tebal.
  • Bulu mengkilap dan kaku, terutama pada bulu sayap dan ekor.
  • Kaki bersisik kasar, dengan bentuk dari persegi empat sampai bulat.
  • Kepalanya berbentuk buah pinang.
  • Ketika berdiri, sikap badannya tegak.
  • Mata masuk ke dalam, sipit, dan jernih.
  • Kulit muka kasar, tebal dan berwarna merah.
  • Paruh besar, kuat melengkung, beralur mulai dari lubang hidung ke arah muka.
  • Lubang hidung agak ke depan.
  • Jari kaki panjang, kecil, kuat dan susunan jarinya mekar.
  • Pandai memukul bagian vital lawan.
  • Pukulan keras dan akurat.
  • Semangat tarung tinggi.
  • Tulang-tulangnya kasar dan rapat.

Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ayam Bangkok inilah yang membuatnya sangat terkenal kehebatannya di arena tarung di seluruh dunia.

:: Pembiakan Ayam Bangkok ::

 

Mengawinkan sepasang Ayam Bangkok bukanlah pekerjaan yang sulit, terutama bagi peternak yang sudah berpengalaman.  Hal yang sulit adalah mencari bakal Pejantan dan Indukan yang berkualitas tinggi. Mengawinkan induk bisa dilakukan di kandang umbaran atau dengan sistem kawin tembak (doddogan). Caranya induk betina dipegangi, lalu induk jantan akan mengawini si betina. Cara ini terkenal paling efektif dan cepat menghasilkan keturunan. Induk jantan yang baik biasanya tidak terlalu sulit dikawinkan dengan cara dogdogan.  Jika induk jantan tidak mau mengawini induk betina dengan cara dogdogan, sebaiknya induk jantan dan induk betina dikawinkan di dalam kandang umbaran.

Satu ekor pejantan bisa mengawini 3-4 induk betina.  Perkawinan juga bisa dilakukan secara inseminasi buatan, tetapi cara ini jarang dilakukan karena cara perkawinan alamiah terhitung cukup gampang dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan biaya khusus untuk membeli peralatan inseminasi.

Induk yang telah dikawinkan akan bertelur seminggu setelah dikawinkan.  Induk betina ayam bangkok bertelur terbatas, tidak lebih dari 20 butir setiap periodenya.  Hal ini berbeda dengan ayam kampung yang bisa bertelur sampai 40 butir untuk setiap periode. Telur-telur tersebut bisa dierami oleh induknya atau ditetaskan di dalam mesin tetas.  Untuk usaha skala kecil, penetasan bisa dilakukan oleh induknya, tetapi untuk usaha berskala besar, terutama peternakan yang menjual anakan (DOC), penetasan dengan mesin tetas dapat mempercepat kapasitas produksinya.

Anak ayam menetas setelah dierami oleh induknya selama 21 hari atau sama dengan penetasan menggunakan mesin tetas.  Anak ayam yang baru menetas bisa ditempatkan dikandang postal setelah berumur dua hari. Kandang postal anak ayam dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi sebagai induk buatan.  Satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan ayam bangkok adalah tidak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama).  Namun perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) masih diperkenankan.  Begitu juga dengan perkawinan antara induk (F1) dan cucu (F3).

 

 

 

Dari sejarah babad cerita jawa…. pernah diceritakan… bahkan menjadi panduan katuragan botoh-botoh jawa dalam tulisannya…. trah…ayam juara adalah berwarna wiring kuning dan wiring galih mengapa demikian….???

Ilmu pengetahuan menjelaskannya secara detail kaitan warna terhadap memori dan daya respons penglihatan ayam terhadap agresifitasnya .

Berdasarkan penelitian ayam mempunyai penglihatan yang sangat buruk…. bahkan pada kondisi kurang cahaya/redup ayam tidak bisa menterjemahkan warna dengan baik, atau sering disebut dengan rabun ayam/rabun senja.

Mata ayam hanya mampu merespons warna-warna cerah seperti merah dan kuning, pada penelitian ini pakan dan minum diletakkan pada tempat pakan dengan warna yang berbeda, yakni : putih, hitam, merah, biru, hijau, dan kuning, ternyata dari persentase jumlah pakan yang berkurang lebih banyak di tempat pakan yang berwarna merah dan kuning.

Ayam juga memiliki memori terhadap cenkaman yang sangat kuat, seumpama ada binatang buas yang pernah menyakitinya, atau kaget oleh sesuatu, atau kelelahan dikejar-kejar, otak ayam akan mengkode kondisi tersebut menjadi traumatik akut .

kesimpulan :

  1. maka sangat jelaslah bahwa ayam dapat merespons warna dengan baik hanya pada warna kuning dan merah.
  2. ayam punya memori terhadap cekaman yang tinggi.

Sehingga apabila ayam merasa disakiti oleh lawan dalam pertarungan dengan musuh yang berwarna kuning atau merah maka penglihatannya sangat jelas merespons untuk mengkode traumatik akibat sakit pukulan musuh…. apabila ayam sudah trauma akut… maka secara naluriah agresifitas siayam akan turun/hilang…. ia akan cenderung menghindari atau lari, atau yang sering disebut jatuh mental/ayam leres .

Merawat Ayam Petarung Umur 1-4 Bulan ::

 

Sejak anakan menetas sampai umur 4 bulan merupakan masa pembentukan phisik ayam bangkok, di umur-umur inilah kita seharusnya dapat memberikan konsumsi pangan dan kebebasan gerakan yang maksimal. Bila tidak, maka upaya membesarkan ayam akan menjadi sia-sia.

Anakan yang memiliki konsumsi pangan dan gerakan yang minim di umur sampai dengan 4 bulan akan memiliki postur dan kekuatan phisik yang tidak maksimal sehingga tidaklah layak untuk diturunkan di gelanggang.

Anakan ayam sampai dengan umur 4 bulan harus menerima konsumsi pangan yang seimbang baik untuk protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air. Dalam kebiasaan sehari-hari kami di dalam memelihara ayam bangkok, anakan umur 1-4 bulan akan diberikan pangan yang berupa pakan buatan pabrik yang dicampur dengan susu tepung untuk anak bayi. Komposisi campuran yang kami gunakan adalah 1:5 (Contoh: 1 kg susu dicampur dengan 5kg pakan).

Kadang memang terasa lucu maupun aneh, mengapa kita mencampurkan susu tepung anak ke dalam pakan akan ayam, akan tetapi bila dilihat dari hasilnya akan sungguh berbeda bila kita tidak melakukannya. Anakan akan memiliki pertumbuhan yang sangat bagus baik untuk tulangan, otot, bulu maupun bagian tubuh lainnya. Susu yang digunakan tidak perlu susu yang mahal, karena susu murahpun sudah cukup kandungan protein, karbohidrat, mineral dan vitaminnya. Dan komposisi ini sangatlah baik dan diperlukan untuk pertumbuhan anakan ayam. Dan bila kita telah mencampurkan susu tepung ke pakan anakan ayam, maka kebutuhan pakan lainnya seperti mineral maupun vitamin sudah tidak perlu terlalu dibutuhkan karena telah tersedia pada kandungan susu.

Dari hasil yang akan diperoleh, apalagi kita membandingkan anakan yang diberikan campuran susu dan yang tidak, maka akan terlihat perbedaan pertumbuhan anakan yang jauh berbeda. Anakan ayam yang diberi pakan dengan campuran susu akan terlihat lebih energik dan memiliki postur tubuh yang lebih kuat dibanding yang tidak. Jadi bagi kami, kebiasaan mencampur susu dengan pakan anakan ayam menjadi hal yang harus dilakukan. Karena sangatlah disayangkan bila kerja keras kita untuk membesarkan anakan menjadi sia-sia belaka sewaktu ayam menginjak umur perawatan untuk tarung akibat rendahnya kandungan gizi sewaktu ayam masih kecil. Akhir kata, apapun kesimpulannya, ayam bangkok memang dilahirkan untuk dinikmati gaya tarung ataupun postur tubuhnya yang indah jadi apapun alasannya, konsumsi pangan yang tepat sewaktu membesarkannya adalah hal yang sangat mutlak.

:: Karakter Tulang Terbaik Ayam Bangkok ::

 

Bagi penghobby tulen dan petarung kalangan selalu mempertimbangkan aspek pendukung dan menjadi tolak ukur dalam menyeleksi kwalitas Ayam Tarungnya. Salah satu hal penting yang harus dan paling diperhatikan adalah karakter dan kerapatan tulang yang dimiliki oleh se-ekor Ayam Bangkok. Beberapa patokan yang sering digunakan untuk menandai kerapatan tulang adalah pada bagian :

1. Tulang Sambungan kepala dan leher lebih baik tidak menonjol.
2. Ruas tulang leher makin rapat semakin baik.
3. Celah sambungan leher dan bahu makin rapat semakin baik.

4. Tulang sayap dalam makin tebal semakin baik.

5. Tulang pinggul makin bulat (tidak bidang) semakin baik.

6. Tulang Wajah tidak kasar semakin baik.

7. Tulang dada makin lebar semakin baik (bukan meruncing).

8. Jarak tulang dada belakang dengan supit makin dekat semakin baik.
9. Tulang Supit makin rapat semakin baik (boleh longgar asal tebal dan kaku).

 

 

Kulit dan Bulu Ayam Petarung ::

 

 

Merawat kulit dan bulu ayam petarung merupakan hal yg sangat diperhatikan oleh penggemar ayam petarung dan ayam aduan di negeri asalnya, Thailand.  Salah satu cara yang digunakan adalah penggunaan KEMIN yg membuat warna bulu menjadi kuning, dimana penggunaan KEMIN ini menjadi salah satu ciri khas ayam petarung IMPORT asli dari Thailand. Bebotoh di Indonesia beranggapan penggunaan kemin hanya mempertebal kulit, padahal kemin juga bertujuan untuk mempermudah sirkulasi udara pada bulu ayam.

 

Kulit ayam yg tidak mempunyai kelenjar keringat dipisahkan menjadi 2 bagian penting yaitu Epidermis dan Dermis. Epidermis merupakan bagian luar dari kulit yg terdiri dari Stratum Germinativum dan berikutnya Stratum Corneum. Stratum corneum merupakan bagian kulit paling luar yang terdiri dari sel yg pipih, mengeras dan disertai beberapa sel yg mati.

 

Bulu ayam menutup seluruh tubuh sebetulnya berfungsi untuk menjaga suhu badan dari udara dingin, terutama bulu halus yg menyelimuti seluruh tubuh, sedangkan bulu sayap dan bulu ekor sebagai alat terbang dan kemudi. Pada ayam petarung, bulu halus diubah fungsinya sebagai alat pendingin, bukan sebagai penjaga suhu tubuh agar keseimbangan suhu tubuh ayam petarung dapat terjaga dan tidak terbuang keluar.

 

Sebagai yang telah diinformasikan di atas, tujuan pemberian kemin adalah utk mempertebal kulit, pemberian kemin dapat dilakukan dengan mencampurkannya dengan kapur sirih sehingga dapat memberikan hasil yang lebih maksimal. Selain itu pemberian kombinasi ramuan ini juga ditujukan untuk melarutkan lemak yg ada pada bulu halus yg menutupi tubuh ayam, sehingga air akan mudah menyerap ketika bulu dibasahi dan juga mudah menguap ketika suhu tubuh meningkat seiring dgn meningkatnya aktivitas tubuh ketika ayam petarung diadu.

 

Ayam akan melakukan pernapasan sangat cepat ketika merasa kepanasan, hal ini adalah satu-satunya cara bagi ayam untuk membuang panas tubuh, karena ayam tidak mempunyai kelenjar keringat. Pembuangan lemak pada bulu halus tubuh ayam akan mempermudah sirkulasi udara yg mengandung uap panas dari badan ayam ke udara. Dengan tanpa hambatan lemak yg melindungi bulu halus ayam, maka akan sangat membantu bagi ayam petarung untuk menurunkan kembali suhu tubuhnya dan akan membuat ayam tdk terlalu terengah-engah ketika bertarung.

Karena KEMIN agak susah didapatkan dan harganya cukup mahal, maka alternatif lain yang dapat kita gunakan adalah penggunaan REBUSAN SEREI dan JAHE, yg mempunyai fungsi sama dgn Kemin. Rebusan serei dan jahe dapat memperbaiki aliran darah ayam, mengurangi bengkak dan pegal setelah ayam diabar/diadu dan mengusir nyamuk sehingga ayam tidur lebih nyenyak sehingga ayam petarung yang kita miliki dapat terjaga kesehatan kulit dan bulunya dan dapat memberikan hasil yang maksimal saat mempertunjukkan gaya dan kekuatannya dalam bertarung.

:: Otot dan Stamina Ayam Petarung ::

Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung. Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian, pukul sendiri memang belum memberikan suatu patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.

Akurasi pukulan pada ayam petarung dipengaruhi dua faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan dan kekuatan pukulan.

Otot bekerja dengan cara menarik bukan mendorong. Kerja otot membutuhkan suatu senyawa yang disebut dengan ATP (adenosin triphospate) dan Creatin phospate yang juga bersal dari ATP. Beberapa sumber yang berpengaruh langsung adalah karbohidrat, lemak dan protein yang dioksidasi melalui siklus Kreb dan secara langsugn dapat membebaskan ATP yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar otot. Selain itu otot juga membutuhkan CALSIUM (Ca) dalam bekerja atau berkontraksi dan relaksasi. Inilah sebabnya mengapa ayam petarung yang pakan utamanya Jagung mempunyai otot lebih bagus dan kekuatan pukul yang baik dibandingkan pakan utama yang lain.

 

Bentuk otot yang baik pada ayam petarung adalah otot yang berserabut halus tanpa perlemakan serta tanpa pembesaran sel otot sendiri. Hal ini untuk mendapatkan akurasi pukulan yang baik, sehingga otot harus kuat, liat dan lentur. Pada manusia dapat dianalogikan kira-kira sama dengan otot yang dimiliki atlit tinju kelas ringan, karate, lari cepat atau bulu tangkis yang mengutamakan kecepatan, kelenturan dan akurasi pukulan. Banyak bebotoh yang senang dgn tipe pukulan berat, padahal akan lebih baik bila ayam petarung memiliki tipe pukulan yang mempunyai akurasi dan frekuensi yang tinggi, istilah lainnya adalah memukul dengan tepat, manggon dan cepat. Dan selain itu, ayam petarung yang memiliki otot yang halus akan mempunyai kelebihan dan kemungkinan yang lebih tinggi untuk mampu memukul di ruang sudut yang sempit dibandingkan dengan ayam berserabut otot yang kuat/berotot yang cenderung dan hanya dapat memukul baik jika mendapat ruang pukul yang cukup.

Untuk kesehariannya, latihan yang diperlukan utk membentuk serabut otot yang halus adalah latihan kecepatan yang dilakukan tanpa beban. Kadang kala ada bebotoh yang melatih ayamnya dgn memberi pemberat pada kaki ayam atau menekan ayam sehingga ayam jalan setengah merangkak. Dengan metode latihan ini akan menghasilkan otot besar dan kuat tetapi lamban dan kaku. Latihan lari dengan cara mengitari babon/untulan akan jauh lebih baik daripada latihan yang mengutamakan kekuatan.

Selanjutnya walaupun ayam petarung telah memiliki Otot yang baik faktor lain yang mendukung dan sangat penting adalah Stamina. Stamina ayam petarung tergantung 3 hal penting yaitu Kadar HB, Kemampuan Kerja Jantung, dan Paru-Paru. Untuk membuat HB yang tinggi, ayam petarung harus mendapatkan nutrisi yang cukup. Nutrisi yang paling penting adalah protein, dan selain itu vitamin dan mineral akan sangat berperan dalam membentuk darah baru. Umumnya ayam petarung di Indonesia hanya mendapatkan diet pakan utama berupa Gabah, beras merah atau jagung. Diet ini hanya mengandung protein berkisar sebesar 6%-8% . Dalam kondisi diet/pakan yang ditakar, ayam petarung akan kesulitan menjaga stamina karena angka kebutuhan protein yang optimal bagi ayam petarung adalah berkisar antara 12%-14%. Untuk hal ini, maka sangat dianjurkan sekali bagi bebotoh untuk memberikan makanan tambahan untuk mencukupi kebutuhan protein ayamnya.

Cara lain yang digunakan oleh bebotoh untuk meningkatkan HB ataupun Stamina adalah memberikan suntikan Neurobion, akan tetapi pemberian suntikan neurobion tidak dapat langsung menghasilkan butir darah baru dengan segera, karena ayam petarung masih membutuhkan protein dan mineral lain seperti besi (Fe) dan tembaga (Cu). Pemberian pakan ayam petelur secara rutin yang memiliki kadar protein 18,0 dan kalori 1350 – 1400 akan memberikan hasil yang lebih baik, dan hal ini lebih baik dibandingkan dengan pemberian telur dan madu yang mengandung karbohidrat dan lemak tinggi (kalori tinggi), dan seringnya pemberian telur dan madu hanya akan membuat ayam petarung cenderung menjadi lebih gemuk yang akhirnya dapat mengganggu aktivitas dan gerak ayam petarung saat bertarung.

Faktor lain di dalam meningkatkan dan menguatkan Stamina ayam petarung adalah menjaga kerja jantung dan paru-paru secara maksimal, maka satu-satunya cara adalah memberikan latihan yang rutin dan cukup bagi ayam petarung, dan tanpa adanya disiplin pada latihan, maka stamina ayam akan turun saat melakukan pertarungan.

JENIS PUKULAN KEPALA YANG MEMATIKAN

Salam….
Dari hasil pengamatan pukulan dikepala dibedakan beberapa jenis antara lain :
1. Pukulan ubun-ubun, pukulan jalu tepat di tengah-tengah kepala.
2. Pukulan atik-atik atau kedua kaki tepat di bawah telinga.
3. Pukulan jiling, pukulan tepat di atas telingga.
4. Pukulan Tenggok, pukulan pada kepala bagian bawah terutama bagian pernafasan
5. Pukulan tengkuk pukulan di kepala bagian belakang.
6. Pukulan mata
7. Pukulan paruh
dll, /maaf kalau ada yang salah dalam saya memberi nama jenis pukulan/.
diantara banyak jenis pukulan kepala ini menurut abang-abang pakar ayam, pukulan bagian mana ya yang paling bisa diandalkan dan sering mematikan. mohon masukannya.
Salam

 

 

JENIS PUKULAN BADAN YANG MEMATIKAN

Jenis pukulan pada badan yang mematikan, harus diimbangi dengan postur tubuh yang memenuhi syarat antara lain :
1. Bentuk badan bulan agak panjang, dagingan seperti karet.
2. Punya tulang yang besar dan bulat
3. Posisi badan 90 derajat, jadi punggung agak lurus.
4. Bentuk ceker yang tengah melengkung/ mbengkok ke dalam. tidak lurus semua.
5. Bentuk kaki agak siku bila diangkat.
6. Leher besar dan rapat.
7. Bulu lebat.
Dengan kondisi seperti ini maka bila bertemu dengan ayam yang sama2 punya pukulan badan dipastikan kuat menahan gempuran lawan, dan cukup kuat untuk mengempur badan lawan.
Sekian maaf bila ada yang salah.
Salam

SISIK AYAM
sisik ayam ga jaminan mas. banyak faktor untuk menilai ayam bagus. penilaian yg paling akurat adalah dengan di abar. baru kita nilai. kriteria yang harus di miliki ayam aduan:
1. langkah artinya saat saat beradu males ga langkahnya
2. tengok batang leher (saat tumpang leher ada usaha untuk beradu leher)
3. pukul (cari ayam tentunya yg bisa mukul n pukulanya bagus, tapi kuat ngga kepukul/ kaitannya dengan ketahanan fisik n struktur tulang)
setelah ketiga unsur terpenuhi baru kita nilai pegangannya, ulesnya, sisik kakinya, bahkan suka ada yang sampai menghitung jumlah sisik jari tenganya.

 

AYAM-AYAM PERKASA

Pada hakekatnya, semua jenis ayam akan cenderung bertarung baik dengan lawan dari jenis yang sama maupun dari jenis lainnya. Pertarungan umumnya terjadi pada jenis kelamin yang sama; jantan dengan jantan dan betina dengan betina.

Pertarungan antar jenis kelamin, jantan melawan betina, biasanya hanya terjadi ketika seekor ayam jantan mengalami usia peralihan dari lancur ke jantan dewasa. Pertarungan model begini biasanya tidak akan berlangsung lama. Jika si jantan muda nampak perkasa maka ayam betina akan segera menyerah, tetapi tak jarang juga si jantan muda yang kurang kuat hatinya dan segera lari.

Meskipun semua ayam bisa bertarung, namun hanya ada beberapa jenis yang benar-benar punya kecenderungan untuk melakukan pertarungan. Di antara beberapa jenis ayam petarung tersebut antara lain adalah: ayam bangkok, ayam philipine, dan ayam vietnam.

Ayam bangkok memiliki ciri fisik yang paling atletis dan teknik bertanding yang baik. Ayam ini memiliki struktur tulang yang terbaik dari semua jenis ayam petarung. Teknik bertanding ayam bangkok cukup beragam dan rata-rata di atas ayam petarung jenis lain.

Ayam philipine memiliki ciri badan yang ramping dan gerakan yang cekatan. Pertarungan antar ayam philipine menarik untuk dilihat karena seringnya pertarungan di udara yaitu ketika kedua ayam melompat setengah terbang dan duel di udara. Bulu ayam philipine cukup eksotik dan bisa juga dijadikan ayam hias.

Ayam vietnam dari sisi penampilan fisik mirip ayam kampung. Postur ayam vietnam tidak segagah ayam bangkok baik dari sisi struktur tulang maupun posisi berdiri. Tetapi, ayam vietnam memiliki kekuatan tersembunyi yaitu pukulan yang keras dan kemampuan menahan pukulan. Kerasnya pukulan ayam vietnam sering mengejutkan ayam bangkok.

Masing-masing ayam memiliki keistimewaan masing-masing. Banyak orang yang mencoba melakukan persilangan untuk memadukan kelebihan, tapi ada juga orang yang lebih menyukai galur murni.

Jalan Perempuan

Ia mengenali perempuan dari cara berjalan. Sesuatu yang ia sendiri sebenarnya sulit untuk menjelaskan. Itu bukan gerakan tunggal, tapi paduan gerak yang utuh sebuah orkestra yang lembut. Seperti tungkai kaki yang memimpin lalu diikuti dengan gemulai oleh paha, pinggul, pinggang, lalu ditutup dengan lengan yang mengayun ringan. Tapi tetap saja itu tak mampu melukiskan dengan persis seperti yang ia pahami. Sudah puluhan, ratusan, mungkin tak terhitung lagi ia mencari di banyak tempat. Di panggung hiburan, ia menemu wanita-wanita yang enggan menutup tubuh mereka yang bercahaya, berlenggok melangkah mengikut irama menggoda, tapi ia tak menemu perempuan. Juga di panggung busana, wanita-wanita bertubuh tinggi ramping, beberapa malah begitu tipis berjalan dengan teratur. Tetap, ia tidak menemu perempuan di sana. Mereka wanita. Perempuan baginya, hanyalah yang berjalan seperti perempuan.

Sudah dua hari ia di tempat itu, hari ini ia masih harus bertemu beberapa orang lagi. Ia sedang berjalan menuju tempat pertemuan, ketika perempuan itu melintas. Ia tak yakin atas penglihatannya, tapi itu memang benar perempuan. Sejenak darahnya berdesir. Setelah sangat lama, inilah yang ia cari, tapi ia juga tak tahu harus berbuat apa. Ditatapnya saja perempuan itu yang sedang melangkah pelan di trotoar. Ia mengikuti di belakang dengan perlahan. Tak ingin kehilangan dan tak ingin diketahui. Setiap ujung kaki perempuan itu menyentuh wajah trotoar, ada yang bergemuruh di dadanya. Perempuan itu terus melangkah, pelan dan ringan. Bajunya menutup hingga rapat di leher yang bersih dengan rambut yang bergerai lembut diterpa angin sore itu. Ia memakai celana panjang dari bahan yang halus, tidak membungkus rapat tapi ia yakin kaki perempuan itu indah. Tapi bukan itu yang membuatnya gemetar. Perempuan itu berjalan seperti perempuan.

Ia terus mengikuti, dengan jarak yang selalu sama. Ia melambatkan jalan, pura-pura memandang ke arah lain saat perempuan itu berhenti sejenak. Nampaknya perempuan itu tak menyadari ada seseorang yang mengikuti. Dan ia ingin tetap seperti itu. Di setiap tempat perempuan itu berhenti, ia berhenti sejenak pula. Menduga-nduga apa yang ia cari, apa yang ia sukai. Perempuan itu berhenti agak lama di depan etalase toko, memandangi dengan bersungguh seperti sedang tertarik, tapi akhirnya meneruskan langkah begitu saja. Ia penasaran dan melihat juga ke etalase. Banyak topeng-topeng wajah wanita di situ, wajah-wajah perempuan palsu. Ia berusaha menduga, apa yang membuat perempuan itu tertarik, tapi meski merenung lama ia tak menemukannya. Ia terus mengikuti langkah perempuan itu. Beberapa saat lagi mereka akan melalui simpang empat lampu merah yang sunyi. Tapi tiba-tiba perempuan itu berbelok ke kiri, berhenti beberapa saat lalu masuk ke sebuah lorong yang kecil. Ia terkejut dan mempercepat langkah. Ia masih menemukan punggung perempuan itu. Sore sudah beranjak senja, beberapa lampu kota mulai menyala. Cahaya lemah di ujung lorong, membentuk bayangan perempuan yang melangkah lembut dan pasti. Ia tertegun dalam persimpangan. Ia sedang ditunggu orang-orang untuk satu urusan. Dan untuk tujuan itulah ia datang ke tempat ini dengan biaya yang tidak murah. Tapi perempuan itu, ia telah mencari ke seluruh negeri, dan ia sungguh tak ingin kehilangan.

Bayangan perempuan itu kian mengecil, tapi ia masih melihat jelas ayunan langkahnya, langkah perempuan. Sesaat ia masih termenung, sebelum akhirnya mengambil keputusan bulat. Pertemuan dengan orang-orang di sore ini sangat penting, dan seluruh tujuannya ke kota ini adalah untuk itu. Tapi, perempuan itu adalah tujuan hidupnya.

Dengan pasti ia melangkahkan kaki ke lorong, menelusuri jejak yang mengabur. Di ujungnya, ia masih melihat bayangan tubuh lembut yang mengayun .. []

EHER PERKASA

Leher ayam bangkok yang ideal adalah yang memenuhi kriteria antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat sehingga efektif untuk mengunci.
Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan membuat otot leher terbentuk.

Ukuran leher ayam harus proporsional, tidak terlalu panjang dan terlalu pendek. Leher yang terlalu panjang, akan membuat sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya leher yang terlalu pendek, akan membuat sulit untuk mengunci (ngalung) lawan.

Yang terpenting lagi, selain memiliki otot leher yang baik, ruas tulang leher juga harus rapat. Ini sangat penting untuk menawan pukulan ke leher. Banyak kasus ayam KO adalah karena pukulan ke arah leher yang membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yang ada di leher terganggu sekaligus cedera tulang leher.

AYAM PUKUL DAN AYAM TAJI

Taji atau jalu adalah senjata ayam yang cukup menentukan. Taji yang baik harus memiliki struktur lapisan yang kuat, besarnya proporsional dengan kaki, dan posisi terbaik adalah dekat dan searah jari kaki belakang ayam.

Ayam bangkok ada juga yang tidak memiliki taji, hanya berupa tonjolan ruas taji yang keras yang besarnya bisa beragam. Ayam yang tidak memiliki taji ini disebut dengan ayam keplek.
Berdasarkan taji yang dimiliki serta gaya bertarungnya, dikenal ada dua kelompok yaitu ayam pukul dan ayam taji. Umumnya semua ayam keplek adalah ayam pukul dan semua ayam bertaji adalah ayam taji. Tetapi dalam pengamatan lebih serius, sebenarnya ini juga berpengaruh pada gaya bertarung dan postur badan yang ideal.

Ayam pukul umumnya memiliki pukulan mematikan, keras dan jitu pada bagian kepala, leher, dan bahu lawan. Ayam pukul biasanya akan menyerang dengan pukulan yang efektif. Postur ayam pukul haruslah kekar, tulang kuat dengan otot-otot yang besar agar menghasilkan pukulan yang keras. Karena itu, pola makan juga lebih mengarah pada pembentukan tubuh yang kekar. Jagung adalah menu murah dan baik untuk ayam pukul. Sesekali bisa dikombinasikan dengan beras merah.

Ayam taji umumnya memiliki pukulan yang produktif. Pukulan tak selalu harus pada bagian mematikan tetapi harus sesering mungkin memukul. Pukulan dengan taji yang tajam, selalu memiliki efek serius meskipun tidak pada bagian yang mematikan. Postur ideal ayam taji adalah ramping dan padat, dengan dukungan bulu sayap yang sempurna agar mampu bergerak gesit dan cepat dalam melontarkan pukulan. Ayam taji sebaiknya menghindari benturan fisik, dan yang terbaik adalah menjaga jarak sambil terus menyerang dengan taji. Menu makan untuk ayam taji sebaiknya yang tidak akan membuat gemuk dan kekar, tetapi lebih mengarah pada pembentukan badan yang ramping padat dan ringan. Gabah (padi) adalah menu utama yang ideal bagi ayam taji.

Ayam pukul biasanya memiliki kesiapan lebih dini dibanding ayam taji. Pada umur 12 bulan, ayam pukul sudah bisa dijadikan petarung, tetapi untuk ayam taji, idealnya 18 bulan untuk menunggu agar tajinya benar-benar sudah mencapai pertumbuhan ideal. Banyak juga pelatih ayam taji yang baru menarungkan ayamnya setelah proses bluru yang pertama.
Musim Penghujan, Pakan dan Ayam Kerdil

Narasumber Infovet menyampaikan sekitar Oktober 2007 serangan ayam kerdil juga bisa terjadi di ayam pullet, dengan besar kasus 5 persen dari polulasi. Akibatnya berat badan ayam cuma separo dari berat badan ayam normal bahkan ada yang kurang. Diduga terjadi serangan Runting and Stunting Syndrome, di mana dari hasil pemeriksaan terdapat virus Reo-nya.

Kasus kekerdilan pada ayam broiler juga banyak, tidak tergantung strain atau bangsa ayam. Bagaimana pengaruh musim penghujan dengan kejadian kasus ayam kerdil ini?

Pada saat musim penghujan ini kasus penyakit yang terjadi adalah penyakit-penyakit yang terkait dengan pencernaan dan pernafasan. Menurut narasumber Infovet sendiri, Penyakit ayam kerdil sendiri dapat terjadi oleh berbagai sebab. Bisa karena pencernaan terkait dengan pakan, serangan virus Reo, dan bibit ayam pada waktu masih muda.

Untuk itu untuk mengetahui kejadian dan penanggulangan kasus ayam kerdil, perlu: “Dicek dari hulu sampai hilir,” kata narasumber Infovet.

Bilamana menjumpai ayam kerdil di peternakan, narasumber Infovet menyatakan ayam tersebut perlu dimusnahkan, agar tidak menyebabkan kerugian lebih lanjut. Contoh kasus pada peternakan ayam pullet tersebut, kejadian ayam kerdil pada ayam umur 2-3 minggu berat badan ayamnya hanya 2-3 ons.

Musim Penghujan dan Pakan

Sudah tentu terkait dengan pakan yang harganya mahal, ayam yang kondisinya demikian jelas merugikan, maka ia menganjurkan ayam yang tidak normal tersebut dimusnahkan atau dimatikan saja, dibakar dan dikubur.

Sebagai langkah pencegahan terkait dengan kondisi pakan yang harganya mahal, di Blitar, narasumber Infovet mengatakan peternak di wilayah ini banyak yang menunda masuknya DOC, meski akhirnya tetap masuk.

Adapun banjir yang terjadi di mana-mana banyak menyebabkan terputusnya jalan dari satu wilayah ke wilayah lain. Misalnya narasumber Infovet yang sedang dalam perjalanan ke peternakan di Klaten di jalan di atas bengawan Solo yang airnya naik meluber di jalan-jalan, menegaskan perhubungan yang putus karena banjir ini berpengaruh secara nyata pada pengiriman ayam dan sarana produksi peternakan yang lain termasuk pakan.

Dengan sendirinya bilamana pasokan pakan terhambat, merupakan faktor yang sangat serius bagi perkembangan ayam pada masa pemeliharaan.

Di samping itu, kaitan antara musim penghujan dan pakan adalah pada soal kualitasnya dengan kualitas pakan. Bahkan, musim penghujan selalu sangat erat kaitannya dengan kualitas pakan ini.

Jamur pada musim penghujan begitu mudah tumbuh dan berbiak di mana-mana, termasuk pada pakan, bisa menyebabkan mikotoksikosis yang ujung-ujungnya juga mampu menyebabkan kekerdilan.

Adanya kandida, jamur, khamir, pada tembolok bisa menyebabkan malaborpsi. Dulu terjadi pada broiler, kini pun terjadi pada layer pada masa pemeliharaan dara. Pertumbuhan terhambat, masa produksi lambat umur. Secara patologi anatomi ada, terjadi malabsorpsi, rusaknya usus, pakreas, terjadinya proventrikulus. Demikian narasumber Infovet.

Lingkungan dengan turun hujan secara terus-menerus, menyebabkan kadar Oksigen turun drastis, terutama di daerah pegunungan, dan kurangnya pemanas. Hal ini pun bisa terjadi pada hacthery (penetasan) yang juga dapat ikut ambil bagian.

Ketika cuaca sungguh tidak beraturan, hujan dan panas, kondisi ini menyebabkan kelembaban, suhu, level oksigen dan CO2 menjadi sangat sulit untuk diatur dan dikendalikan di dalam hatchery.

Padahal kita ketahui: Embrio modern sangat rentan dalam hal kebutuhan oksigen. Jelas tercukupi atau tidaknya O2 ini sangat mempengaruhi aktivitas ayam termasuk dalam kegiatan makan,” kata narasumber Infovet.

Dengan demikian kita bisa menarik benang merah antara musim penghujan, pakan dan kekerdilan. Apalagi ternyata, aktivitas makan dan pertumbuhan ayam sendiri yang secara langsung atau tidak langsung berpengaruh pada pertumbuhan ayam sangat dipengaruhi oleh hal-hal tersebut di bawah ini sesuai dengan problem faali ayam.

“Brooding”

Ketika akhirnya peternak memutuskan memasukkan DOC, untuk persiapan kedatangan DOC, persiapan brooding harus sudah siap meliputi chick guard, pemanas, tirai dalam, tirai luar, tempat pakan, tempat minum, bila kandang panggung maka seluruh lantai harus ditutup. Cick guard berdiameter 3 m untuk 750 ekor. Pemanas dinyalakan 2 jam sebelum DOC datang.

Perhatikan suhu brooding setiap saat terutama pada dini hari saat suhu terdingin yaitu sekitar jam 2 malam/pagi, dan pada siang hari saat suhu terpanas yaitu antara jam 11-14.

“Bila kontrol suhu dapat dilakukan dengan baik maka anak ayam akan merasa nyaman. Tidak terlalu panas atau dingin sehingga dapat makan dan minum dengan baik,” tutur narasumber Infovet.

Untuk mengatasi permasalahan kekerdilan pada ayam dengan kondisi lingkungan sangat dingin, pemanas harus kuat betul. Pada dua minggu pertama suhu brooding paling rendah 29 derajat Celsius, paling tinggi 35 derajad Celsius.

Itu pada minggu 1, 2, dan 3. Sedangkan pada minggu ke 4, 5 dan 6 suhu sebesar 33 derajad Celsius. Hal tersebut dengan catatan tidak ada fluktuasi suhu yang terlalu tinggi. Demikian anjuran narasumber Infovet.

Yang penting adalah kepekaan terhadap suhu. Usahakan ada termometer untuk setiap kandang. Kalau tidak ada, dapat gunakan tubuh peternak sebagai patokan dan atau melihat pola penyebaran anak ayam yang merata saat itu. Peternak harus tahu kapan mengatur suhu brooding dan kandang.

Perlu diingat, kondisi brooding mempengaruhi penyerapan kuning telur. Bila suhu terlalu panas, kuning telur akan menjadi kering. Sebaliknya bila terlalu panas, saluran kuning telur akan menyempit. Keduanya akan menyebabkan kuning telur menjadi tidak sempurna.

Padahal, dalam kuning telur selain terdapat cadangan makanan, vitamin, hormon, juga sumber kekebalan yang diturunkan dari induk. Bila kuning telur tidak terserap sempurna akan ada masalah kesehatan anak ayam.

“Hal itu penting untuk menjaga kekebalan anak, sebab apabila kekebalan yang diwariskan dari induk lemah, bisa menyebabkan ayam mengalami gagal pertumbuhan dan rentan sakit,” papar narasumber Infovet.

Tirai

Penyesuaian tirai pun perlu dilakukan dengan rajin. Ada saatnya membuka, ada saatnya menutup, bahkan menutup rangkap. Dalam kondisi penuh hujan dan kabut dingin itu, untuk melindungi ayam di kandang-kadangnya, kandang butuh tirai tambahan.

Sayangnya, pada daerah-daerah yang dingin ini, biasanya tirai tidak dirangkap. Tirai rangkap sangat dibutuhkan pada kondisi ini.

Selanjutnya operator jangan teledor mengatur pemanas dan suhu sesuai kondisi dingin atau panas yang berubah-ubah. Untuk membantu kelemahan kedisiplinan ini ada solusi alternatif, yaitu pemanas atau brooder yang otomatis, yang dapat menyesuaikan dengan suhu yang ada dengan lampu yang kecil.

Hal ini dapat membantu mengatasi masalah pada pemanasan yang tidak otomatis, di mana pemanasan tidak mencukupi bila malam dingin, dan siang menjadi kepanasan.

Efek pemanasan yang tidak tepat ini berpengaruh terhadap tidak berhasilnya berat badan mencapai yang diinginkan. Demikian pula tentang pencahayaan, berpengaruh dalam jangka panjang secara nyata.

“Chicken Guard”

Selanjutnya, “Oksigenasi brooding jangan terlalu pengap,” tegas narasumber Infovet. Kalau perlu dibantu dengan kipas angin. Syukur bisa diberikan suplai oksigen ke air minum walau belum diketahui betul pengaruhnya karena hal ini diambil pengalaman penerapannya untuk ikan, dan sekarang dicoba diterapkan pada ayam.

Artinya, jangan lupa memperhatikan kepentingan ventilasi ayam. Dengan melebarkan chicken guard, lebih cepat melebar hasilnya ventilasi lebih bagus. Pelebaran ini dilakukan mulai hari ke 5 sesuai pertumbuhan dan kepadatan kandang.

Litter

Adapun, sekam atau serutan yang akan digunakan sebagai litter sebelum digunakan dilakukan desinfeksi lebih dulu. Penggunaan alas koran minggu pertama agar pakan dapat disajikan sedikit demi sedikit dan selalu dalam keadaan segar.

Pastikan bahwa, litter atau alas kandang dalam kondisi yang baik. Litter yang basah, lembab dan menggumpal dapat meningkatkan resiko penyakit. Penggantian litter ini jangan dilakukan secara total, tetapi bertahap, litter yang basah dan menggumpal segera dikeluarkan dan diganti dengan yang baru.

Pada kandang panggung, sekam dikeringkan. “Litter setidaknya selama 2 minggu pertama harus kering dan steril, jangan sampai basah.”

Soal litter ini sangat vital, apalagi pada musim penghujan, jangan sampai litter itu menjadi sarang Reo. Pernah dijumpai litter ayam yang sangat kotor seperti lantai kandang bebek.

“Jangan litter yang seperti itu, litter setebal 20 cm pun, apalagi basah, tetap dapat menjadi tempat berbiaknya Reo.” Apalagi, di daerah endemis yang selalu ada infeksi Reovirus, bila pelakuan terhadapnya tidak diterapkan secara ketat.

Olesi Pusar

Cara lain menghadapi hujan yang membasahkan adalah perhatian langsung pada ayamnya sendiri. Air basah dan litter lembab pada litter dapat langsung menyerang individu anak ayam. Seperti anak manusia yang bisa tersarang masuk angin, apalagi anak ayam yang lemah.

Ingat bagaimana kala anak-anak terserang masuk angin? Olesi pusar dengan minyak kayu putih. Kalau anak ayam? Olesi pusar dengan desinfektan.

Bila diketahui 5-10 persen dari jumlah anak ayam itu terdapat pusar basah, segeralah olesi dengan desinfektan, yang aman adalah dengan Iodine, untuk mencegah terjadinya ascites yang mendorong terjadinya kekerdilan.

Pada saat anak ayam umur sehari ini dilepaskan sebelumnya oleskan Iodine satu demi satu pada anak-anak ayam itu, baru dilepaskan satu per satu. Demikian narasumber Infovet.

Hal-hal begini peternak tidak melakukan, mengakibatkan hambatan pertumbuhan ayam sehingga terjadi kegagalan pertumbuhan. Sebaliknya, “Kalau persyaratan dipenuhi kasus lambat tumbuh bisa diminimalisir. Persentase kejadian bisa dikurangi lebih kecil dari 5 persen,” urai narasumber Infovet.

Semakin jelas-lah benang merah antara musim penghujan, pakan dan kekerdilan. Sekaligus: cara kita menghadapi. (YR)

Jangan Lupakan Tubuh Ayam

Infovet

Jangan Lupakan Tubuh Ayam

(( Membahas produksi telur ayam jangan lupakan anatomi dan faali ayam, sebagai dasar bagi kita agar kuat memahami bagaimana ternak ini berproduksi dan terjaga produksinya. ))
Kerangka unggas ringan tetapi kuat, sesuai dengan keperluannya untuk terbang dan berjalan. Adapun tengkorak unggas kecil dengan hubungan antartulang yang kuat, berhubungan dengan atlas yaitu tulang pertama columna vertebrae (susunan luas tulang belakang).

Menurut sumber di Universitas Terbuka, tulang-tulang pinggang dan punggung unggas saling berhubungan dengan erat, merupakan tempat melekatnya otot-otot yang digunakan untuk terbang, dan untuk menahan tekanan. Ujung pasterior tulang pubis dan ujung posterior sternum digunakan untuk memperkirakan daya bertelur pada kegiatan culling ayam.

Selanjutnya menurut sumber yang sama, tulang-tulang unggas yang bersifat pneumatik berhubungan dengan sistem pernapasan. Tulang-tulang pneumatik terdapat pada humeras, tulang-tulang kepala klavicula as sternum, vertebrae lumbales dan os sacrum.

“Unggas mempunyai tulang-tulang meduler yang digunakan untuk menimbun kasium. Tulang-tulang meduler terdapat pada tibia, femur, pubis, tulang-tulang rusuk ulna, tulang-tulang telapak kulit dan scapula,” kata sumber di UT.

Sistem pencernaan unggas sendiri, sederhana jika dibandingkan dengan ruminansi dalam arti hanya sedikit tempat tersedia bagi kehidupan mikrorganisme ynag dapat membantu pencernaan makanan.

Karena unggas tidak bergigi akan pengunyahan makanan tidak terjadi di mulut. Di tembolok, makanan dilunakkan dan mulai dicerna. Di perut pengunyah, makanan dipecah dan digiling. Makanan terutama dicerna dan diabsorp (diserap) oleh usus halus.

Berbeda dengan vertabrata lainnya, unggas memiliki kloaka yaitu ruang pertemuan dari tiga saluran, pencernaan, urinaria dan reproduksi.

Sistem reproduksi unggas jantan berupa testes ductus (vas) deferens, dan ogan kopulasi yang bentuknya rudimenter. Unggas tidak mempunyai penis. Sperma diproduksi di dalam testis, disalurkan ke luar tubuh melalui ductus deferens yang bermuara pada papilla. Perkawinan unggas jantan dengan unggas betina pada hakikatnya ialah mempersatukan dua kloaka untuk memungkinkan pemancaran sistem yang mengandung sperma.
Sistem reproduksi unggas betina terdiri atas ovarium dan oviduk. Ovarium yang mengandung sekitar 1.000-3.000 folikel dan di dalam folikel terdapat kuning telur (yolk). Ukuran folikel berkisar dari yang mikrokopik hingga yang sebesar yolk, tergantung pada tingkat kemasakan yolk di dalamnya. Setelah sebuah yolk diovulasikan, kemudian diterima oleh infudibulum dan melewati bagian-bagian lain dari oviduk, menjadi telur yang sempurna yang dikeluarkan melalui anus.

Menurut sumber Infovet yang lain, kuning telur (yolk) dari ayam yang diimunisasi (divaksin) sudah sangat terkenal sebagai salah satu sumber antibodi. Produksi immunoglobulin yolk (IgY) dengan memanfaatkan kuning telur ayam sebagai pabrik biologis mempunyai beberapa keunggulan. Ayam memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap pemaparan antigen asing, sehingga sistem imun ayam sangat responsif dan persisten untuk produksi Igi
Faali Ayam

“Sistem pencernaan unggas berfungsi mencerna dan mengabsorpsi zat-zat makanan serta mengeluarkan sisanya yang tidak dapat dicerna melalui anus, “ ungkap Sumber di Universitas Terbuka
Menurut sumber UT ini, unggas tidak bergigi dan sebagai-gantinya maka makanan yang besar atau yang keras digiling di dalam perut pengunyah. Di situ makanan dipecah menjadi partikel-partikel kecil.
Pankreas menghasilkan HCl dan pepsin, sedangkan hati menghasilkan empedu. Zat-zat yang dihasilkan oleh kedua organ pencernaan tambahan ini memberikan lingkungan yang baik bagi terjadinya reaksi-reaksi pencernaan yang bersifat enzimatis.

Penyerapan zat-zat makanan sebagian besar terjadi di dalam usus halus (duodenum) karena permukaan dinding usus ini diperluas oleh adanya lipatan-lipatan dan villi, zat-zat makanan yang tidak dapat dicerna, tidak banyak bermanfaat bagi unggas karena mikroorganisme (bakteri) yang seharusnya membantu pemecahan bahan-bahan makanan tidak mempunyai tempat khusus, dalam sistem pencernaan unggas. Hal ini sangat berbeda dengan ruminansia.
Air sebagai zat makanan yang berada di dalam bahan makanan tersisa, diserap kembali oleh dinding usus besar dan dimanfaatkan kembali oleh tubuh unggas.
Seperti halnya unggas betina, sistem produksi unggas jantan (termasuk ayam) dipengaruhi oleh intesitas cahaya dan kerja hormon-hormon reproduksi.
Sistem reproduksi unggas betina melibatkan kegiatan interaksi kerja berbagai macam hormon reproduksi yang dipengaruhi oleh banyaknya cahaya yang diterima oleh kelenjar pituitari. Cahaya yang sangat kurang dapat menghentikan kegiatan.
Dengan demikian kita lebih kenal Sang Ayam Produsen Telur untuk kesehatan kita.

YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBAGAI AYAM PETARUNG

1. Selain bertulang kokoh dan rapat,ayam aduan kalau berdiri tegak elang.Ayam seperti ini kalau berkelahi kepalanya tegak keatas untuk mematuk kepala lawan dan mempunyai kekuatan mendorong yang besar waktu berkelahi.
2. Mempunyai kepak sayap yang rapat kebadan,sehingga waktu berkelahi kepala lawan susah masuk kesela-sela sayap dan pukulan lawan juga sulit masuk ke kepak sayap ayam,memiliki bulu sayap dan ekor yang lengkap.
3. Mempunyai sisik kaki yang kering dan keras.Sewaktu adu pukulan ayam takkan merasa sakit dan memiliki ruas tulang leher yang rapat.
4. Mempunyai jari kaki yang kecil dan panjang.Ayam seperti ini mempunyai pukulan yang menyakitkan.
5. Mempunyai kaki yang pipih,dimana bagian samping lebih lebar dari bagian kaki depannya.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang mematikan.
6. Mempunyai tulang sapit udang/tulang kloaka yang rapat dan keras.Kalau rapat ayam rajin melakukan pukulan dan memiliki napas yang lebih panjang.Semakin keras tulang kloaka/sapit udang semakin keras pula pukulan yang dimilikinya.
7. Memiliki kepala seperti buah pinang dan bulu yang tebal.Kepala seperti ini mempuyai kelincahan mematuk lawan.Dan bulu yang tebal berfungsi untuk menahan pukulan yang diterima.
8. Memiliki pukulan menyilang atau menggunting.Ayam seperti ini mampu mematahkan leher lawannya.Ayam ini kalau hendak memukul posisi kakinya tidak sejajar,posisi kakinya seperti hendak melangkah.
9. Mempunyai kaki yang besar pada pergelangan kaki.Kaki dari lutut sampai kepergelangan kaki makin besar.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang keras.
10. Untuk ayam pukul pilih ayam yang memiliki pergelangan kaki yang besar sedangkan untuk ayam taji pilih ayam yang memilki pergelangan kaki kecil atau sedang.

BAJU-BAJU SANG JAWARA

Salah satu bagian menarik dari penampilan ayam aduan adalah warna bulunya. Warna bulu ayam jago begitu beragam. Ada beberapa penghobi yang justru suka mengoleksi berbagai warna tapi ada juga yang fanatik pada warna-warna tertentu.

Berikut adalah beberapa nama ayam berdasarkan corak dan warna bulunya:

WIRING
Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuning keemasan, maka disebut sebagai WIRING KUNING. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut WIRING GALIH.

WANGKAS
Berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut WANGKAS EMAS dan jika warna lebih gelap kemerahan disebut dengan WANGKAS GENI.

KLAWU
Warna klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan KLAWU KETHEK dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut KLAWU GENI.

BLOROK
Warna blorok adalah kondisi ketika bulu ayam berwarna totol-totol dan merupakan kumpulan dari berbagai warna. Warnak blorok yang sederhana biasanya hanya terdiri dari warna dasar putih bertotol hitam dengan rawis berwarna merah. Namun warna blorok akan dianggap istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap, yaitu putih, hitam, merah dan hijau dengan rawis putih kemerahan. Warna ini disebut dengan BLOROK MADU.

JRAGEM
Warna ini adalah warna hitam, berikut rawisnya. Jika kulit tubuh, paruh, mata serta sisiknya hitam semua, disebut warna CEMANI. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini. Warna ini biasanya terjadi bila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam kampung jenis Cemani.

JALI
Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Ini berbeda dengan blorok yang cenderung berpola totol. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.

PUTIH
Ayam bangkok dianggap berbulu PUTIH SETA bila ayam bangkok berbulu putih semua baik warna dasar maupun waris. Beberapa ayam jenis ini ada juga yang memiliki rawis warna lain tetapi warna dasarnya adalah putih.

Warna-warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Warna WIRING dan WANGKAS adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.

 

BADAN BOTOL DAN BADAN BRONGGAL

Ayam bangkok jika dilihat dari depan maupun dari samping memang memiliki penampilan paling gagah dibanding ayam ras lain. Secara umum badannya terlihat tegap, dengan dada yang membusung dan otot paha yang kokoh.

Tetapi memilih bentuk badan yang ideal, tidaklah cukup dengan hanya mengamati penampilannya. Mau tidak mau, badan ayam harus kita pegang untuk mengetahui secara persis bagaimana bentuk badannya. Cara memegangnya adalah dengan meletakkan tangan di samping kiri dan kanan badan ayam, kedua jempol bersentuhan di punggung dan dua jari tengah saling bertemu di dada tepat pada pangkal paha bagian depan. Bentuk ayam yang ideal adalah bulat memanjang seperti botol dengan bagian dada yang melebar. Bentuk bulat seperti botol ini tidak tergantung dari ukuran ayam. Baik ayam berpostur kecil maupun besar, tetap pegangannya akan terasa enak. Ayam yang pegangannya enak, biasanya akan memiliki teknik bertarung yang baik dan gerakan yang bagus.

Dalam kasus tertentu, ada juga bentuk badan ayam yang menonjol pada tulang dada bawah sehingga pegangannya jadi mengganjal dan tidak nyaman. Ayam ini disebut dengan ayam bronggal. Sebenarnya teknik tarung ayam bronggal tidak selalu jelek, dalam beberapa kasus malah punya kecenderungan pukulan yang keras dan tahan pukul. Tetapi ayam bronggal jelas memiliki kerugian dalam hal gandeng. Karena pegangannya yang besar, seringkali harus menghadapi lawan yang ukurannya di atasnya tetapi jatuhnya pegangan sama. Selain itu bentuk badan bronggal juga membuat ayam relatif kalah gesit.

Badan bronggal adalah faktor genetik. Cara untuk menghindarinya adalah dengan mengawinkan jago bronggal yang memiliki teknik tarung berkualitas dengan babon yang berbadan botol sempurna dan ramping. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat tenggeran untuk tidur bagi anak-anak ayam yang sejak kecil sudah bisa diidentifikasi akan berbadan bronggal. Cara tidur yang bertengger akan membuat tulang dada bawah bersentuhan dengan tenggeran yang akan membuatnya tidak terlalu berkembang menonjol.

 

JURUS-JURUS BERTARUNG

Ayam petarung, terutama ayam bangkok memiliki ragam teknik bertarung yang bervariasi. Seorang pelatih tidak bisa mengubah teknik bertarung ayamnya. Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, memperpanjang nafas dan mengeraskan pukulan.
Beberapa ragam teknik bertarung antara lain:

KONTROL
Teknik ini adalah teknik bertarung yang paling polos. Ayam cenderung tidak berusaha mencari peluang alternatif untuk memukul lawan, tetapi hanya berusaha agar posisi kepala tegak dan ada di atas kepala lawan, mematuk lalu melepaskan pukulan. Keunggulan teknik ini adalah lebih hemat dalam energi sehingga nafas bisa bertahan lebih lama.

SOLAH
Teknik ini adalah yang paling liar dan paling memakan energi. Ayam bertipe solah akan terus bergerak dengan amat bervariasi. Dia seolah hendak melakukan satu teknik ngalung, tapi tidak bersungguh dan lama, segera mengubah gerakan dari kiri ke kanan dan sebaliknya lalu segera disusul dengan gerakan atau percobaan pukulan lain. Ayam solah biasanya amat memukau, tetapi teknik ini amat menguras energi dan umumnya ayam solah kurang memiliki ketahanan badan.

PRANGGAL
Teknik ini adalah memukul tanpa mematuk lawan. Teknik pranggal memiliki kelebihan dibanding dengan teknik lain karena pukulan bisa dilepaskan dengan seketika tanpa perlu sebuah ‘pegangan’ seperti teknik lain. Dalam teknik lainnya, ayam harus mematuk, menggigit lalu memukul dengan kedua kaki.

MULAR
Ini adalah teknik tarung dengan lari dan jaga jarak. Ayam berteknik mular akan menjauh dari lawannya ketika terdesak atau sulit memukul. Ketika lawannya mengejar di belakang, secara tiba-tiba ia bisa berbalik dan melepaskan pukulan ketika lawannya belum siap. Ayam mular umumnya memiliki pergerakan kaki yang baik serta nafas yang tahan lama.

NGALUNG
Teknik ini adalah merengkuh leher lawan dan menguncinya, seolah ‘mengalungi’. Dengan teknik ini maka lawan akan kesulitan memukul, mati langkah dan selanjutnya bisa dipukul tanpa mampu menghindar. Ayam ngalung umumnya memiliki urat leher yang bagus serta struktur tulang leher yang rapat. Tanpa memukulpun ayam ngalung bisa membuat lawan frustasi.

NGGANDUL
Teknik ini mirip dengan ngalung tetapi gerakan leher lebih menumpang dibanding merengkuh sehingga lawan juga akan menanggung beban karena ‘ditumpangi’.

NYAYAP
Teknik ini adalah kepala masuk ke sayap lawan, keluar dari ketiak dan setelah posisi memungkinkan akan melepaskan pukulan ke arah kepala. Efek teknik nyayap, selain pukulan ke kepala, juga akan menyakiti bahu dan sayap lawan karena dipaksa untuk renggang dari badan.

DONGKRAK
Teknik ini dilakukan dengan masuk di antara kaki lawan, ambil nafas dan mencari posisi, lalu dengan sekuat tenaga berusaha muncul dari arah ekor lawan sehingga badan lawan akan terangkat (didongkrak). Ketika lawan sedang berusaha menguasai keseimbangan, maka lawan dapat dipukul pada berbagai sasaran dari arah belakang.

DOBRAK
Teknik ini agak langka, ayam biasanya akan masuk di antara dua kaki lawan lalu mematuk paha dan memukul badan bagian bawah. Serangan ini sulit diantisipasi dan biasanya lawan akan kesakitan dan sulit membalas karena posisi musuh selalu di bawah.

Pada beberapa daerah nama-nama teknik ini bisa berbeda-beda. Secara umum, seekor ayam petarung akan memiliki salah satu teknik dominan sejak lahir. Satu atau dua teknik yang lain mungkin untuk dimiliki sebagai kelebihan tapi sangat mustahil bagi seekor ayam untuk memiliki semua teknik bertarung.

PERTARUNGAN ANTAR JAWARA

Bagaimana jika ayam bangkok, ayam vietnam dan ayam philipine saling diadu, mana yang akan menang? Berikut adalah kemungkinan yang bisa terjadi.

Ayam Bangkok vs Ayam Vietnam.
Ayam bangkok sudah pasti unggul dalam hal teknik bertarung. Ayam vietnam, dalam beberapa kasus, dapat memiliki kelebihan dalam kerasnya pukulan dan ketahanan menerima pukulan. Secara umum, ayam bangkok memiliki peluang lebih besar untuk menang, terutama untuk tipe solah, pranggal dan mular. Tetapi jika ayam bangkoknya bertipe kontrol maka kemungkinan ayam vietnam dapat memenangkan pertarungan karena akan sering terjadi jual beli pukulan.

Ayam Bangkok vs Ayam Philipine.
Ayam bangkok sudah pasti unggul dalam ketahanan badan, postur dan teknik bertarung. Sedangkan ayam philipine unggul dalam hal kecepatan dan kegesitan bergerak, dan memiliki kelebihan dalam pergerakan di udara. Jika ayam bangkok berhasil memukul ayam philipine, di bagian manapun baik kepala maupun badan, baik bertaji maupun tidak, akan berpengaruh berat pada ayam philipine. Bisa saja sekali pukul ayam philipine langsung KO. Satu-satunya peluang ayam philipine adalah memukul dengan taji pada bagian mematikan (mata, syaraf di kepala, dan ruas leher). Pukulan taji di badan ayam bangkok tak akan langsung berpengaruh. Jika taji ayam philipine tidak tajam, maka pukulan ayam philipine nyaris tak berpengaruh pada ayam bangkok. Ayam bangkok juga bukan sasaran empuk bagi serangan cepat ayam philipine, karena umumnya ayam bangkok memiliki teknik menghindar yang baik.

Ayam Philipine vs Ayam Vietnam
Ayam philipine memiliki kelebihan dalam kecepatan gerak dan pertarungan udara, ayam vietnam memiliki kelebihan dalam kekerasan pukulan dan ketahanan badan. Ini pertarungan yang memiliki peluang sama untuk menang, tapi sebenarnya kurang menarik untuk dilihat. Jika ayam philipine bisa dengan cepat mengambil peluang, maka ayam vietnam adalah sasaran yang empuk untuk tajinya karena umumnya ayam vietnam lebih mengandalkan ketahanan dibanding kemampuan menghindar. Sebaliknya, jika sekali saja ayam vietnam mampu memukul kepala ayam philipine, maka bisa langsung KO. Pukulan di badan maupun sayap juga bisa membuat ayam philipine lemas. Jadi ini adalah soal siapa yang berhasil memukul duluan.

Re: Latiahan Fisik Yg apa dan Bagaimana yg baik untuk ayam Pukul n’ Jalu

Administrator on Tue Oct 21, 2008 10:18 pm

Mas Bhozo, sy coba jawab dgn persepsi saya. Mohon maaf kalau salah.

Sebenarnya, tiap perawat punya cara sendiri2 melatih ayam. Sepanjang pengetahuan saya, tdk ada yg sama. Maka tidak ada yg salah atau benar. Tergantung keyakinan masing2 saja.

Tapi, hal yg harus diperhatikan dalam merawat fisik ayam adalah : Kondisi otot dan bobot ideal tubuhnya. Mirip banget seperti layaknya seorang petinju yg harus memperhatikan berat tubuhnya sendiri.
Secara umum :
Bila bobot tubuh bertambah, pukulan akan semakin keras tapi kelincahan dan kecepatan pukul akan berkurang.
Bila bobot tubuh berkurang, maka pukulan akan lebih ‘ringan’ tapi kelincahan dan kecepatan pukul bertambah.

Sekarang tinggal dilihat type seperti apa ayam mas Bhozo…
Bila mengandalkan pukulan jalu tajam, sy cenderung mementingkan kelincahan dan kecepatan pukulnya (bobot tubuh jgn terlalu berat).
Kalau ayam type teknik kalem dan pukul berat, maka lebih baik bobot tubuh ditambah utk lebih mengoptimalkan kerasnya pukulan.
Jadi semua tergantung kombinasi type teknik dan pukul ayam masing2. Kita hanya bisa mengarahkannya menjadi lebih optimal. Bukan merubah type ayam tsb.

Harus diingat ditambah atau dikuranginya berat tubuh dalam arti jangan terlalu extrim menaikan dan menurunkannya. Cukup max. 1 ons saja tiap minggunya.
Jadi jangan terlalu drastis. Harus bertahap dan selalu dipantau perkembangan tiap minggunya.
——————————————-
Agar ayam tdk cepat lelah (stamina bagus) jalan terbaik adlh latihan yg cukup dan terprogram. Suplement hanya sebagai penambah semangat, tenaga, dan pemulihan kondisi. Mungkin memang ada suplement yg bisa menambah stamina. Tapi tidak terlalu signifikan pertambahan staminanya, apalagi bila tdk diimbangi latihan yg intensif.

Utk vitamin dan jamu penambah energi, bisa dipakai yg utk manusia seperti Vatigon, pil kita, hemaviton, kuku bima TL, jamu pegal linu, dll. Dikombinasikan dgn protein yg cukup antara lain dgn spet telur + madu.
mudah2an bermanfaat.
salam

  • Wah, kalo yg ini, sy bingung jawabnya mas…
    Kalo saya, melatih ayam harus dilihat dulu bagaimana kondisi asalnya. Otot apa yg kurang, bagaimana bobot tubuhnya, kesehatannya, dlsb. Jadi baru ditentukan jenis latihan yg cocok.
    Tapi secara garis besar, latihan itu bisa macam2.
    1. Lari/putar = menguatkan napas (stamina) dan pembentukan otot paha scr natural. Selain itu juga berguna melatih mental/semangat tarung.
    2. Pale (push up, jantur, urut, dsb) = Biasanya khusus ditujukan utk membentuk otot2 tertentu spt paha, sayap, leher, dll.
    3. Umbar dihalaman = Menambah stamina dan kesegaran
    4. Umbar pasir (kipu) = Melenturkan/mengendurkan seluruh otot badan yg kaku.
    5. Renang = Menguatkan hampir seluruh otot tubuh dan meningkatkan stamina.
    6. Abar/gebrak = Meningkatkan stamina, otot, daya tahan pukul dan mental.
    7. Abar bungkus patok = Meningkatkan mental, stamina dan teknik tarung.
    8. dlsb.
    Jadi terserah mas Bhozo mau yg bagaimana. Semua disesuaikan dgn kondisi ayamnya juga.

    Satu hal lagi… Jangan salah persepsi… Secara umum, latihan itu gunanya meningkatkan volume otot dan stamina. Bukan menambah tenaganya.
    Kalau ototnya sudah jadi, ditambah makanan bergizi, suplement, vitamin, dan istirahat yg cukup, maka akan timbul tenaga dgn sendirinya.
    Jadi jangan heran bila ayam yg over training (terlalu banyak latihan), tanpa istirahat, makan dan vitamin, pasti tenaganya jadi jelek.

Pukul telak vs pukul keras

sedikit cerita..
dulu skitar th 97,saya punya ayam namanya ‘gotri’ ukuran 7,type pukul berat/KO….ciri2nya kaki rotan warna putih,buntut sapu lidi,ules hitam. cuma klo habis tarung mesti turun urat,tapi ga masalah.sayang saya ga dpt turunannya,setelah 13 x menang dicuri orang yg ternyata teman sendiri.
yang satu lagi namanya ‘kondor’,yang ngasih nama, orang2 waktu ngejek dikalangan karena jalannya seperti orang kondor..ronde pertama..ga mukul sama skali,cuma muter,nyayap,menghindar terus…musuh dijuluki ayam jagal dari karet dengan jalu samurai…sayapun keder jantungan..cuma saya percaya dgn pemilik kalangan yg namanya ‘bang pa’i’ (alm)dalam menanding ayam..ayam saya cuma menang pinggang aj,jalu cuma 3cm melengkung ke bawah..dan itu adalah pertrungan pertama sejak ayam ditangan saya..terus terang saya juga blm pernah lihat jalnnya..ayam saya di’beri’ terus,bang pa’i bilang tangkap aja..ya udah saya ikuti apa kata bang pa’i….waktu diair,sy lihat ga ada satupun jalu samurai yg masuk..lega hati saya..air pertama selesai….ayam dilepas masuk rnde 2…si’kondor’pun beraksi..saya benar2 kagum dgn teknik ayam baru saya itu…pukul kecil,nyaris tak bersuara..dada,paha,pantat, pundak,leher si ‘samurai’ habis dirajam jalu si ‘kondor’…cuma muka yg bersih nyaris ga ada luka…9 menit ronde ke dua si ‘samurai’ ga tahan dan teriak ‘keok’….sontak bang pa’i jungkir balik ke tengah kalangan sambil teriak : ‘siapa yang kondor sekarang’….
>>cat.
kata pemilik lamanya adalah ‘anak ayam’…mungkin yg dimaksud F1..dgn ciri2 kpala kecil,jengger agak besar lurus kebelakang,badan besar,kaki besar blimbing,tidak terlalu kuning,jari pendek kecil2,bulu2 sayap tebal2 dan lebat,buntut tidak terlalu melengkung dan tidak terlalu panjang. ayam ukuran 8.
ayam ini saya barter dengan cucak rawa medan.

Trah bangkok pure cendrung lebih cerdik dalam hal mencari peluang pukul ….tinggal bagaimana pukulan itu mendarat di posisi yang vital atau ngak. ( klw mendarat pukulan keras di posisi yang tepat ayam juga akan jatuh ).
Trah Burma pure yang mayoritas ukuran ayamnya kecil ..ayam jenis ini dominasi kecepatanya diatas ayam petarung umumnya ..mendominasi pukulan dari depan tanpa pegang dengan patuk ( mimpuk ) adalah ciri khas burma .dan bisa melakukan pukulan mundur bila terdesak ..serta jalu yang jalon ….( kurang bervariasi pola mainya ,) bisa dibayangkan bila ayam BK VS ayam Burma dengan ukuran sama …..any way ayam burma yang jalunya jalon persentasi kemenangan yang saya ketahui musuh jarang KO di tempat akan tetapi banyak kemenangan diakibatkan oleh musuhnya kehabisan darah atau sudah kram karena diranjang jalu .
Trah Saigon pure ..yang sempat populer pukulan gancangnya ….ayam jenis ini daya tahan terima pukulan dan struktur tulangan yang sangat menjanjikan akan tetapi ada sedikit kekurangan adalah pola main teknik sedehana dan agak lambat diantara Trah yang disebut diatas …akan tetapi mempunyai pukulan ke dada yang sangat menjanjikan
Dari pandangan singkat yang diatas saya berkesimpulan saat ini para peternak di Nasional atau negara asal ayam trah Bangkok .saigon . burma dan negara lainya …sudah tentu melakukan persilangan untuk melengkapi kekurangan masing ayamnya …
[i]So …prinsipnya jangan tertarik dengan dari mana ayamnya akan tetapi ayam yang bisa melakukan semua pukulan diatas dan olah teknik yang bagus itulah [b]Ayam Mewah

cara membuat jamu ayam aduan

Bahan

1. Temulawak

2. Kunyit

3. Kencur

4. Jahe

5. Asam jawa

6. Gula merah /gula semut

7. Biji asam jawa

8. Biji kedawung

9. Kapulogo

10. Beras

cara membuat nya

A. Temulawak( 1kg ), Kunyit ( 0.7 kg ), Kencur ( 0.5 kg ), jahe ( 0.25 kg ). keempat jenis rimpang ini ditumbuk halus/parut peras airnya + dengan asam jawa ditambahkan air 250 cc .

B. Biji asam jawa yang telah dibuang kulit arinya ( buang yang warna coklat ambil isinya ). biji kedaung, kapulogo, beras … semuanya di tumbuk halus / blander .

Cara memasaknya;
1. Masak gula jawa/ gula semut sampai larut dengan api kecil .
2. Masukan point A diaduk hinggga mendidih dan kelihatan mengetal .
3. Setelah kelihatan agak mengental masukan point B,
4. Tambahkan minyak makan secukupnya supaya tidak lengket .
5. Siapkan wadah untuk penyimpanan .
6. Hasil akhir seperti dodol .

Cara memberikan per oral ke ayam kesayangan kita ( sebesar kelereng ):
1. Masa latihan……………….…… 2 x 1 hari.
2. Menjaga kesehatan……………. 1 x 1 hari.
3. Untuk pacek………………….…. 2 x 1 minggu .embuat nya

 

Mengobati penyakit Bubul pada ayam

Bubul kaki musuh utama adalah benda yang tajam
Di dalam dunia hoby ayam petarung , kita sebagai Hobies sering sekali di rong-rong oleh berbagai banyak penyakit yang setiap saat bisa menyerang ayam kita, jika tidak di mengerti atau tidak di atasi dari pemahaman kita terhadap berbagai penyakit, maka akan sangat menghambat. Si Jawara
Di dalam catatan ini saya akan berbagi pemahaman mengenai sebuah penyakit ayam yang sering terjadi pada organ tubuh ayam di bagian kaki, penyakit ini sangat di kenal dengan istilah Bubul , pada bagian telapak kaki ayam, penyakit ini adalah penyakit yang di sebabkan oleh infeksi pada bagian kaki (pada awalnya) bisa di katakan atau di kategorikan ganas juga.
Biasanya penyakit ini sangat sering di temukan ayam petarung yang diumbar bebas . tidur diatas pohon. Alas kandang yang tajam . luka saat nyeker .dan lain yang bisa menyebabkan luka di telapak kaki , karena penyakit bubul sering terjadi pada ayam yang sudah menginjak usia 6 bulan sampai 3 tahun ( tahap keganansan) karena pada usia ini lah sering terdapat ayam yang sudah terinfeksi bakteri,
Penyakit bubul pada kaki dapat di kategorikan bertahap.
1. tahap awal adalah, di karenakan ayam bertengger di tenggeran yang tidak sesuai( tajam ) yang akan mengakibatkan luka pada pada atau dampal kaki ayam, tanda kemerahan akan timbul dalam beberapa waktu kedepan, maka dengan memberikan cream antibiotic pada kaki ayam adalah langkah paling baik pada masa itu.
2. tahap serius, pada tahap serius, bagian kaki ayam yang memerah warna nya akan semakin meluas, mengakibatkan ke tidak stabilan pada kaki ayam, untuk kategori ini bisa menggunakan antibiotik untuk pengobatan.
3. tahap fatal. dalam tahap ini, bubul kaki dengan ukuran yang lebih besar bisa mengakibatkan ayam lumpuh dan jika tidak di tangani dari awal bisa mengakibatkan kematian.
Akibat dari penyakit bumble foot ini adalah
1. Berat badan ayam akan drastis menurun pada saat satu sampai 2 minggu (terhitung dari terjangkit nya infeksi)
2. Ayam akan hilang selera makan
3. Kaki ayam tidak bisa berfungsi dengan baik (pincang) dan lambat laun ayam yang kita andalkan sebagai petarung akan beralih ke ayam bermasalah , kenapa?? karena ayam sakit dan jika tidak di rawat, maka ayam akan susah jalan / pincang.
Ciri-Cirinya:
Seperti di uraikan di atas tadi, Pertama-tama kaki ayam pada bagian jari2 kaki terlihat warna memerah dan bila di pegang akan terasa sedikit panas,
Lambat laun kian hari kian membengkak dan masih terus berwarna merah, Setelah dalam hitungan 3 sampai 4 minggu (terhitung dari terjadinya infeksi) akan berubah menjadi gumpalan nanah dan akan semakin mengeras pada bagian telapak kaki ayam yang menghidap penyakit tsbt.
Pada dasarnya, jika ayam sudah menghidap penyakit jenis ini, dan yakin bubul kaki sudah terserang kaki ayam 90 % ayam tidak bisa di obati, paling bisa di buang.
Penanggulangan dari awal
Di karenakan jenis penyakit ini di sebabkan oleh bakteri yang mengakibatkan infeksi pada bagian kaki, atau bakteri yang masuk dari bagian tubuh ayam yang terluka dan bakteri tersebut akan manyerang semua bagian persendian pada ayam tsb, maka kaki ayam lah yang menjadi sasaran utama,
Maka hindari ayam supaya tidak terluka (sebisa mungkin dan semampuh mungkin) seperti halnya di kandang yang menggunakan slat kayu, maupun bambu, atau kawat, maka jangan sampai ada bagian benda tajam di sekitar lahan yang di tempati oleh ayam, walaupun penyakti ini mungkin terjadi pada genetik ayam indukan sebelumnya, maka tidak ada salahnya jika kita mengantisipasi terjadi nya kesalahan pada persekitaran kandang kita, ya misalnya paku yang ada di kayu menojol keluar, dan sebisa mungkin jangan sampai terjadi agar kaki ayam tidak terluka oleh bagian paku yang keras, atau benda tajam lainnya yang mungkin di kandang anda ada benda keras lainnya.diluar kandang saat diumbar.
Karena penyakit ini tidak terjadi pada saat ayam terluka, tetapi akan terjadi setelah beberapa minggu kedepan, maka benda tajam-lah musuh utama Bubul pada kaki
Perawatan
Jika terjadi penyakit kaki bubul , dan kebetulan masih dalam tahap awal, atau tahap memerah nya kaki ayam, maka lebih baik anda sediakan tempat khusus dengan alas yang bersih untuk dikarantina sementara,
Ketika ayam sudah di pisahkan pada kandang karantina, lakukan lah penyuntikan secara berkala, atau setiap hari selama satu minggu (7hari), kemudian istirahatkan selama (7hari) dan ulangi penyuntikan antibiotik selama 7hari. untuk antibiotik, anda bisa mencari nya di poultry shop terdekat, misalnya bisa menggunakan tinisol, gentamicyn, medoxyl LA, Penstrep atau pun antibiotik sejenis nya,
Untuk penyuntikan, katakan lah anda menggunakan Gentamicyn, maka bisa juga anda menggunakan Gentamicyn (disuntik di dada sebelah kana) dan B-Komplek (digunakan sebelah kiri) selama 7 hari.
Dan untuk penjagaan, anda bisa memberikan Flubenol dan toxin binder pada makanan selama 5-7 hari, di usia ayam menginjak umur 17 minggu,
Terimakasih semoga bisa bermanfaat

Cara Melatih Ayam Aduan

Kalo menurut pengalaman saya dan melihat yg dilakukan teman2, ada beberapa cara yg intinya menguatkan otot sekitar paha dan tepong serta sayap.
– Dijantur. Pertama ayam diangkat sampai kakinya tdk menyentuh tanah. Biarkan kaki dan sayapnya bergerak2. Setelah ayam berhenti istirahat sebentar, lalu ayam dibawa ke tempat yg tanahnya lunak kemudian dijantur lagi dgn kakinya menyentuh tanah dan mencakar2 tanah. Cara janturan ini hrs dilakukan dgn hati2, bila tdk dpt merusak sayapnya (sayapnya mudah patah2)
– Dibandul. Pd kaki ayam diberi pemberat. Pertama2 utk membiasakan, ketika diumbar ayam diberi pemberat. Setelah 2 minggu pemberat diberikan ketika ayam latihan geritan. Lalu tahap berikutnya ketika ayam dicoba diberi pemberat.
– Diayun. Utk melakukan hal ini kita memerlukan 2 kandang.Kandang pertama,yaitu kandang yg diberi tangkringan yg diam (dipaku dgn cagaknya). Kandang kedua yaitu kandang dgn tangkringan yg ditali dgn kawat (seperti ayunan).
Pd tahap pertama ayam dimasukkan ke kandang pertama.Tiap hari kita amati sampai ayam terbiasa naik turun tangkringan. Setelah ayam terbiasa, kita pindah ke kandang kedua. Kita amati apakah ayam ketakutan apa tidak ketika naik ke ayunan. Apabila ayam masih takut, kita kembalikan ke kandang pertama.Proses itu kita lakukan berulang2 sampai ayam terbiasa naik ayunan.
Proses agak lama,tergantung ayam itu sendiri.Tapi kalau berhasil ayam dapat berayun2 sendiri tanpa perlu kita tungguin.
Utk yg pingin cepat. Kita dapat membuat ayunan dgn bawahnya kita beri pasir yg agak tebal.Tujuannya bila ayam melompat kebawah kakinya tdk sakit. Pertama2 ayam kita naikkan ke ayunan dan kita elus2 punggungnya. Kemudian ayunan kita gerakkan perlahan2. Kalau ayam sudah terbiasa,bisa kita tambah waktunya atau kecepatannya.
– Ayam tidur digantung. Kita belikan kurungan ayam seperti kurungan burung yg digantung diatas. Karena Kurungannya bergerak2 ayam terbiasa mencengkeram yg akan menguatkan otot paha dan jarinya.
– Karena tarung ayam disini rata2 lihat ukurannya (tinggi & lebar) bukan bobotnya. Maka untuk memperkeras pukulannya ayam, ayam dpt dibuat lebih berat tapi tdk gemuk. Kalo orang tempat saya bilang, pegangannya kenyal. Jadi bagian tubuhnya daging semua (seakan2) atau kalo orang fitnesan bilang lemak 3%.
Tapi ini semua sebenarnya bukan untuk mengeraskan pukulan, tapi menambah bobot pukulan. Ayam yg dilatih dgn benar (juga tergantung ayamnya) kalo dlihat sekilas sebenarnya pukulannya tdk terlihat keras, karena tenaganya lebih banyak diarahkan kekakinya bukan ke sayapnya. Ayam yg dilihat sepintas keras pukulannya,malah ayam yg banyak istirahat (dibox) dan agak gemuk. Karena pukulannya adalah campuran kaki dan sayap.

Ciri Ayam B K

“Wah sama aja mas,Saya juga masih belajar2, tapi coba saya jawab. Mudah2an nggak salah.
Kalo menurut saya perbedaan ayam2 diatas, intinya pada tulangan dan bulunya. Ciri2nya seperti dibawah ini :
* Ayam bangkok
– Tulangannya (pegangan) cenderung rapat penuh dan tulang dada kasar dan tajam
– Bulunya sedang (tdk lebat/tipis), kering dan bulu punggung kecil memanjang
* Ayam vietnam
– Tulangan (pegangan) cenderung mbader/perahu/branggal dan tulang dada besar dan bulat
– Bulu cenderung tipis. Sebagian vietnam ketika muda agak tebal,tapi ketika mulai diopeni (dijemur,dimandikan) bulunya cepat menjadi kering dan tipis.
* Ayam Burma
– Tulangan (pegangan) panjang dan tipis, cenferung mbader.Tulang dada kecil tapi halus
– Bulu lebat. Bulu punggung kecil dan panjang.Lebih panjang dari bangkok.Dibagian Punggung sebelum buntut biasanya panjangnya menjuntai kebawah.
* Ayam kampung
Mungkin nggak usah dijelaskan aja Mas.Masa sih nggak tahu ayam kampung

Tapi kalo kita melihat jaman sekarang, semuanya akan menjadi kabur mas. Ayam keluaran dari Thailand sekarang pun sudah nggak lagi ‘pure bangkok’.Jaman sekarang ayam ternakan bagus, biasanya sdh memakai sistem ‘cross breed’. Dulu yg sering digunakan adalah BK><Vietnam,sekarang yg lagi trend BK><Burma.
Tapi yg menjadi intinya, bukan masalah jenis ayam mas. Tapi kwalitas individual ayam. Memang jenis itu membawa ciri2 khusus (keunggulan) dari jenisnya,seperti BK–>kerja. Vietnam –>kuat,power. Burma –> cepat,jalu.Tapi ada individual ayam yg menyimpang dari ciri2nya seperti ayam BK tapi cepat,ayam vietnam tapi kerjanya bagus dll.

Jadi menurut saya,kalo mau beli ayam itu biasakan kita lihat tarungannya mas. Kita menjadi cepat pintar dan tdk mudah ditipu.Dan hindari penjual yg kebanyakan omong (jualan kecap),karena menurut pengalaman saya peternak yg ayamnya bagus biasanya orangnya PD tapi nggak kebanyakan omong. Karena orang yg sering pergi ke kalangan besar cukup tahu diri tdk terlalu membanggakan ayam2 sendiri. Karena dia menyadari ayam2 orang lainpun banyak yg bagus tdk cuma ayamnya sendiri. “

ciri ayam pukul&tehnik

kalau ayam tekhik bisa dilihat
1.kepala kalau dipegang meronta dan mau menukik kebawah
2.berbadan langsing agak panjang dengan ekor diatas
3.kaki kecil merit dan paha seperti jangkrik
4.jengger relatip kecil
5.bawaan ayam lincah
6.posisi kaki jalanya jingkrak
kalau ayam pukul
1.badan gerobak
2.jengger agak besar
3.temperamen kalem
4.pangkal ekor agak lurus
6.jari batang kaki agak ngrotan dan besar jarinya
7.paha agak bulat
8.batang leher agak besar dan dipegang kalem aja gak berontak.

info pakan ayam umur0-dewasa

  1. ‎info dari mas rizky,0-2 bulan = BR 1 (comfeed). 2-5 bulan = AD1/591. 5-7 bulan = 594 +kacang hijau giling. 7 bulan – dewasa = beras merah
    untuk asupan, berikan kalk 1 minggu 1x pada anak ayam usia 1-6 bulan
    minyak ikan & B-complex 3 hari 1x
    untuk ayam dewasa/siap latih, berikan B-complex 3 hari 1x,kalk 1minggu 1x, vit c 1 minggu 1x.
    untuk poding : spet kuning telur bebek 1 butir / mingguboleh di tambah gula aren/madu
    2.info dari nusa ungu farm,

Cara merawat anak ayam aduan yang baru menetas dimulai dari umur 0 – 4 bulan adalah masa dimana pembentukan fisik, dan disinilah kunci kita didalam membentuk postur tubuh dari ayam aduan dimulai. Pada umur inilah seharusnya diberikan konsumsi pakan dan kebebasan gerakan yang maksimal. Sehingga upaya kita didalam membesarkan ayam aduan tidak akan menjadi sia-sia. Anak ayam sampai dengan umur 4 bulan seharusnya diberikan asupan konsumsi pakan yang cukup baik dari komposisi diantaranya: protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air.

 

Kami berfikir anak ayam yang berumur hingga 4 bulan adalah batas paling efektif dan ekonomis didalam memaksimalkan pertumbuhan.

NusaUngu Farm sudah menjadi kebiasaan di dalam memberikan pakan anak ayam yang berumur 0 – 1 bulan, kami kasih pakan kering buatan pabrik (591) dengan air minum dicampur vitamin (vitachick) diselingi susu skim.

Pakan anak ayam berumur 1 – 4 bulan kami berikan pakan pabrikan (591 / 592) ditambahkan susu skim dengan perbandingan 1 : 6 disajikan basah , kadang kami selingi dengan pakan 591 + jagung giling + nasi + bekatul disajikan basah, dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Mulai umur 2 – 4 bulan biasanya setiap 3 hari kami berikan asupan minyak ikan & Calcium (kalk).

Pakan anak ayam aduan berumur 4 – 6 bulan, kami berikan pakan pabrik (594) dicampur jagung, bekatul (dedak), dan nasi disajikan basah. Sesekali diberikan sayuran atau buah.

Umur anak ayam diatas 6 bulan sudah bisa dikatakan dewasa, kami berikan pakan beras merah (gabah) dan sesekali pakan 594 hingga persiapan rawatan untuk kekuatan, kelincahan dan ketahanan aduan.

Selamat Datang Rekan Pecinta Ayamlaga-bangkok

selamat datang teman-teman pecinta ayam bangkok/laga indonesia sering kali kita melihat di arena adu ayam se ekor ayam yg telah jelas unggul & menguasai jalan nya pertarungan tiba2 KALAH… hal itu jelas sangat mengecewakan kita baik sebagai pemilik mau pun pengasuh ayam tsb. banyak faktor yang menyebabkan hal itu bisa terjadi faktor contoh 1.kesehatan ayam 2.warna bulu 3.cuaca yang tidak mendukung menurut ku 3 faktor ini sangat benar2 di butuh kan,karna bila faktor ini tidak tepat maka untuk menemui hasil yang sempurna akan sangat lah sulit.

Keriteria Ayam Ideal

Kepala seperti buah pinang

Tulang kepala tebal dengan alis menjorok keluar

Tulang leher rapat

Cekalan enak

Kepak sayap rapat ke badan

Paruh melengkung seperti paruh elang dan agak panjang

Kaki dan sisik kering

Jari kaki halus dan panjang

Tulang ekor rapat dan keras

Mempunyai kokok yang besar& tampak kasar

Bulu mengkilat

Memiliki badan yang bulat panjang seperti batang pinang

Memiliki tulang yang kokoh

Tips jamu ayam

untuk memelihara kesehatan ayam laga,ada baik nya ayam di berikan jamu yang kegunaan nya agar ayam smakin sehat&bertambah stamina nya pada saat ayam akan berlaga,di sini kami menggunakan jamu untuk ayam menggunakan bahan2 tradisional tanpa ada tambahan zat kimia semacam nya.
bahan2 tersebut antara lain adalah:
kunyit yang kira-kira 7 ruas
telur bebek 1 butir
madu 1 sdt
temu kunci 1 ruas
cara pengolahan adalah:kunyit di parut di beri air 1/5 gelas lalu di saring di ambil kira2 hanya 5 sendok,lalu di campurkan dengan telur bebek&madu kemudian di tambah lagi dengan temu kunci yang telah kita tumbuk sampai halus baru dapat kita berikan ke ayam yang akan kita siapkan untuk berlaga.
catatan:bila ayam telah di jamui ada baik nya untuk proses penjemuran ayam jangan sampai terlalu kepanasan karna akan mempengaruhi napas ayam tersebut nanti nya&jangan lupa ayam di beri minum yang guna nya untuk menurunkan kadar basa di tubuh ayam tersebut.

Keriteria Ayam Ideal

Kepala seperti buah pinang

Tulang kepala tebal dengan alis menjorok keluar

Tulang leher rapat

Cekalan enak

Kepak sayap rapat ke badan

Paruh melengkung seperti paruh elang dan agak panjang

Kaki dan sisik kering

Jari kaki halus dan panjang

Tulang ekor rapat dan keras

Mempunyai kokok yang besar& tampak kasar

Bulu mengkilat

Memiliki badan yang bulat panjang seperti batang pinang

Memiliki tulang yang kokoh

Tips ayam setelah berlaga

sering kali kita jumpai ayam yang telah berlaga sakit,itu di karnakan kecerobohan pemilik ayam atau pun perawat ayam .mereka kurang memperhatikan kondisi&kesehatan ayam nya setelah bertarung,di sini saya akan mencoba memberikan tips untuk teman2 penghoby ayam laga.
pada saat ayam setelah betarung ada baik nya ayam kita mandikan dengan air hangat yang guna nya melemaskan otot yang kencang lalu kita berikan obat anti biotik untuk luka & memar pada ayam, pada malam hari nya ayam kita compres dengan air rebusan daun serai & jahe yang gunan nya juga untuk kembali melemaskan otot2 ayam yang kaku & juga agar menghindar kan ayam tersebut dari gigitan nyamuk yang dampak nya sangat berbahaya bagi ayam karna pada saat tersebut kondisi ayam dalalm posisi drop. untuk ayam jalu ada baik nya kita sangat memperhatikan kondisi ayam tersebut terlebih tubuh ayam yang terkena pukulan jalu karna itu akan bisa membuat tubuh ayam terkena dugal,sebaik nya kita cari luka2 di tubuh ayam tersebut kemudian kita compres dengan air hangat lalu luka nya kita bersihkan dengan alkohol.bila luka tersebut robek terlalu besar & dalam,ada baik nya luka itu kita jahit,sebelum di jahit sebaik nya di luka itu kita bubuh kan micin terlebih dahulu yang guna nya agar darah yang beku dapat hancur & proses penyembuhan dapat cepat.

Warna Bulu

kita telah membahas tentang phisik ayam,sekarang kita membahas bgai mana suatu ayam dapat menjadi juara,banyak fakor yang sangat menentukan ayam untuk menjadi juara.
salah satu nya di warna bulu ayam terkadang penghoby ayam laga sering tidak mengindahkan warna ayam yang baik untuk hari tarung ayam tsb karna itu hanya di anggap hanya MITOS belaka…
tapi jangan salah semua itu telah terbukti dengan jelas baik oleh aku maupun teman2 yang penghoby ayam laga
misal pada hari itu ayam yang akan di tarung kan warna kuning & merah
sedangkan POINT hitungan saat itu adalah untuk warna kuning POINT 5 & untuk warna merah mendapatkan POINT 2,maka untuk hitungan POINT unggul pada saat itu adalah warna kuning.
pembuktian yang sering nampak adalah pada saat ayam berlaga UNGGUL dalam jalan nya pertandingan adalah warna merah tp pada saat memasuki tahap selanjut nya tiba2 ayam yang telah unggul & 85% pasti menang sering x lompat keluar dari arena tanpa ada sebab yang terlihat.
ada jg yang sering terjadi ayam yang telah unggul tiba2 hilang tenaga
sedangkan bagi sang pemilik ayam telah siap phisik & mental.
karna itulah kami rasa bahwa faktor hari & bulu sangat harus di perhitungkan.
keterangan mengenai bulu ayam menurut hari di jelaskan oleh teman yang ada di KALIMANTAN desa LOAJANAN ILIR – sangkotek

trick perawatan ayam

Apa yang penting yang menjadi para pemain ayam dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung. Setiap pemain ayam mempunyai standar perawatan yang berbeda . Wiring kuning, warna belorok dan hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek dan lain nya. Semua ini berdasarkan dari hasil pengalaman & penelitian para pemain ayam yang telah melahirkan berbagai ayam juara yang selama ini diyakini mempunyai kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian, pukul sendiri memang belum memberikan suatu patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat dijadikan sebagai acuan adalah seberapa kuat , keras dan akurat pukulnya dan seberapa tahan napas & pisik ayam tersebut.
artinya ayam yang baik dalam bertarung belum dapat d pastikan bisa menjad juara bila tidak di imbangi dengan latihan2 yang baik & sempurna.
di antara latihan pisik itu antara lain adalah
1.pagi hari ayam di mandikan & di jemur,yang kira2 d mulai pada pukul 08:00 s/d 09:30
catatan:bisa dapat lebih & dapat kurang,tergantung fisik ayam tsb.
2.ayam di latih tarung dengan sparing partner minimal 2x dlm 1 bln
agar ayam memiliki otot&bobot pukulan < agar tdk kaku >
3.berenang sangat di butuhkan untuk mengisi bobot pukul,akurasi&stamina ayam
minimal 3x dalam 1 bln
4.ayam di putar mengunakan 2 kurungan yg berbeda < 1 besar yg 1 kecil >
kurungan di isi ayam yg guna nya agar ayam mengtari ayam yang ada di dalam kurungan tsb.
kegunaan untuk agar pada saat ayam berlaga langkah ayam tersebut sudah stabil & kokoh
5.di berikan jamu yang untuk agar ayam tsb sehat fisik nya
catatan:jamu dapat di berikan 1 mnggu sebelum ayam tarung & 1 minggu setelah ayam di phisik.
setelah 5 kriteria tsb telah d gunakan tinggal sang pemilik ayam melihat ke adaan ayam nya
dan telah siap di tarungkan.
catatan:hanya pemilik ayam & perawat ayam nya yang bsa melihat&menentukan ayam nya telah siap atau tidak nya berlaga.

 

 

 

Posted August 3, 2011 by achmadariefpriyatmoko in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: